Presiden Suspend 1.030 Dapur Makan Bergizi Program Berlanjut

Nurul H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
Presiden Suspend 1.030 Dapur Makan Bergizi Program Berlanjut

Gambar atau konten salah?

1.030 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) telah diberhentikan sementara atau di-suspend. Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa langkah ini tidak berarti menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat. Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah melakukan pengecekan langsung di lapangan, menanggapi berbagai masukan dan kritik terhadap pelaksanaan MBG.

Selama sesi tanya jawab di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, ia mengatakan: “Saya langsung cek. Panggil kepala BGN dan saya terus cross-check. Saya kira, kalau nggak salah ya, dari sekian puluh ribu dapur, sudah kami tutup lebih dari seribu. Yang sudah di-suspend, 1.030.”

Selain itu, pemerintah memulai penerapan sistem standardisasi dan sertifikasi ketat bagi semua dapur MBG. Setiap dapur diwajibkan memenuhi kriteria berikut:

  • kebersihan
  • keamanan makanan
  • kualitas air
  • proses pengolahan sesuai standar

Dapur yang tidak memenuhi persyaratan langsung di-suspend sampai dilakukan perbaikan. Pemerintah juga membuka mekanisme pengawasan publik dengan menyediakan akses pelaporan bagi masyarakat, sekolah, dan orang tua untuk memantau dan melaporkan pelaksanaan program di lapangan.

Prabowo menegaskan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik sebagai kunci agar program MBG berjalan bersih dan tepat sasaran. Ia mengatakan: “Siapa pun boleh cek. Kepala sekolah, orang tua, masyarakat sekitar boleh masuk dan komplain.”

Presiden juga menekankan perlunya memulai budaya baru dalam tata kelola program, yakni meninggalkan praktik laporan yang tidak sesuai fakta. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan terus memperkuat pengawasan, memperbaiki sistem, dan memastikan program MBG benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas gizi, khususnya anak-anak.

Ringkasan: Pada 20 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penangguhan sementara 1.030 satuan SPPG. Program Makan Bergizi Gratis tidak dihentikan. Pemerintah menegaskan penegakan standar kebersihan, keamanan, dan pengawasan publik sebagai upaya memperbaiki kualitas layanan gizi bagi masyarakat.

SPPGMBGPrabowo Subiantosuspendstandarisasisertifikasipengawasan publik

Komentar

Memuat komentar...