Pria di Luwu Timur Bakar Rumah Mertua Karena Frustrasi

Fitri A. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pria di Luwu Timur Bakar Rumah Mertua Karena Frustrasi

Gambar atau konten salah?

Seorang pria di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, bernama Yober Payung, terlibat pertengkaran hebat dengan istrinya. Karena merasa komunikasi dengan istrinya buntu, Yober nekat membakar rumah pemberian mertuanya hingga rata dengan tanah.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 20.30 Wita, di Dusun Tongko Situru, Desa Tarabbi, Kecamatan Malili. Kasi Humas Polres Luwu Timur, Ipda Mustajuddin, membenarkan bahwa Yober sengaja membakar rumah tersebut.

"Benar, rumah yang dibakar oleh pelaku adalah rumah milik mertua pelaku yang mana rumah tersebut telah mertua pelaku serahkan kepadanya dan istri untuk ditinggali," kata Ipda Mustajuddin dalam keterangannya pada Senin, 22 Juni 2026.

Mustajuddin menjelaskan, sebelum membakar rumah, pelaku sempat menemui istrinya dan mertua perempuannya. Saat itu, Yober juga membawa anaknya dengan maksud membicarakan persoalan rumah tangga.

"Pelaku menuju rumah mertuanya untuk mengantar anaknya, sekaligus bertemu dengan istri dan mertua perempuannya untuk membicarakan terkait permasalahan rumah tangga," terang Mustajuddin.

Namun, niat Yober tidak mendapat respons baik dari istri dan mertuanya. Yober pun tidak menemukan solusi dari persoalan dengan istrinya dan memilih pulang ke rumah.

"Pada saat itu juga pelaku meninggalkan rumah mertuanya, kemudian pelaku menuju rumah yang ditempatinya (pemberian mertua) berjarak sekitar 500 meter dari rumah mertua," jelas Mustajuddin.

Sesampainya di rumah, pelaku kembali mencoba melakukan komunikasi dengan istrinya melalui WhatsApp. Sayangnya, lagi-lagi tidak ada kesepakatan dari komunikasi tersebut.

Pelaku yang tersulut emosi kemudian melakukan aksi nekat dengan membakar kasur rumahnya pada pukul 20.30 Wita. Setelah itu, pelaku kabur ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi pembakaran.

"Pelaku menyiramkan minyak tanah di atas kasur di rumah tersebut dan menyalakan api lalu pergi meninggalkan rumah tersebut," ungkap Mustajuddin.

Mustajuddin memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu. Namun, rumah dan seluruh isinya ludes terbakar.

"Saat pelaku membakar rumah tersebut, anak-anak pelaku berada di rumah mertuanya dan pihak kepolisian telah mengumpulkan bukti-bukti dan mengamankan pelaku di Polsek Malili," tutupnya.

Kejadian ini menunjukkan bagaimana emosi yang tidak terkendali bisa berujung pada tindakan yang sangat merugikan. Meskipun tidak ada korban jiwa, rumah yang seharusnya menjadi tempat tinggal bersama justru menjadi sasaran amarah. Polisi telah mengamankan pelaku dan mengumpulkan barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

pembakaran rumahpertengkaran suami istrikomunikasi buntuemosi tidak terkendalirumah mertuaLuwu TimurPolres Luwu Timur

Komentar

Memuat komentar...