Pria Terkejut Tagihan Rp690k di Restoran Yunani di kota
Gambar atau konten salah?
Seorang pria di sebuah kota Amerika merasa kecewa setelah mengetahui tagihan yang ia terima ketika memesan jus jeruk di restoran Yunani yang populer. Ia mengira minuman tersebut dapat diisi ulang secara gratis, namun akhirnya harus membayar lebih dari Rp 690.000.
Di banyak tempat makan, minuman seperti air putih, soda, atau teh seringkali bisa diisi ulang (refill) tanpa biaya tambahan. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku di semua restoran. Ketika pelanggan menemukan bahwa refill tidak gratis, mereka biasanya terkejut.
Menurut pelayan yang melayani pria tersebut, kejadian ini terjadi di sebuah restoran Yunani yang sering dikunjungi oleh pelanggan tetap. Pelayan tersebut bekerja di sana sampai malam hari, dan sering menerima pelanggan yang datang berulang kali.
Pelayan mengingat keluarga Thompson sebagai salah satu pelanggan tetap. Keluarga ini terdiri dari seorang ibu, seorang ayah, dan tiga anak. Ibu dan anak-anaknya biasanya bersikap ramah, tetapi ayahnya dikenal tidak sopan sejak pertama kali datang.
Setiap kunjungan, keluarga Thompson datang satu atau dua kali seminggu. Saat mereka datang, ayahnya selalu menuntut tambahan soda, sementara anak-anaknya biasanya menghabiskan tiga sampai lima gelas soda. Ayahnya juga tidak pernah meninggalkan tip bagi pelayan.
Suatu pagi yang sibuk, keluarga Thompson datang ke restoran. Sebelum memesan soda yang bisa diisi ulang gratis, pelayan menawarkan opsi jus jeruk. Keluarga tersebut memesan jus jeruk tanpa menyadari bahwa minuman ini tidak termasuk dalam kebijakan refill gratis.
Menu restoran menampilkan harga jus jeruk sebesar $3 (Rp 53.163) per gelas, dan tidak ada refill gratis. Ayah Thompson tampaknya tidak menyadari hal ini. Semua anggota keluarga memesan jus jeruk, dan beberapa menit kemudian ayahnya menuntut tambahan gelas.
Karena permintaan tambahan, pelayan dan staf harus mencari stok di supermarket terdekat. Karena harga jus dihitung per gelas, setiap tambahan jus menambah tagihan. Akhirnya, total jus jeruk yang dipesan mencapai 13 gelas, sehingga tagihannya mencapai $39 (Rp 690.924).
Pria tersebut terkejut melihat total tersebut. Meskipun kecewa, ia tetap membayar seluruh tagihan. Ia tidak pernah kembali ke restoran tersebut.
“Untungnya mereka tetap membayar tagihan dan pergi. Tentu saja tidak meninggalkan tip dan saya tidak pernah melihatnya lagi. Berharap semoga mereka baik‑baik saja,” ujar pelayan restoran tersebut.
Insiden ini juga diceritakan sebagai bentuk balas dendam pelayan terhadap perilaku kasar ayah Thompson. Pelayan merasa bahwa tindakan ayah tersebut tidak pantas, sehingga ia menegaskan kebijakan refill yang jelas.
Peristiwa ini mengingatkan pelanggan bahwa setiap restoran memiliki kebijakan berbeda. Sebelum memesan, penting untuk memeriksa apakah minuman dapat diisi ulang secara gratis atau tidak. Jika tidak, pelanggan harus siap membayar tambahan sesuai harga per gelas.
Dengan memahami aturan restoran, pelanggan dapat menghindari kejutan tak terduga pada saat pembayaran. Begitu juga, pelayan dapat menjaga layanan yang adil dan konsisten bagi semua pelanggan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Krapow: Restoran Thailand Baru Jadi Favorit Karyawan Jakarta
5 Potongan Steak Tidak Cocok Dimakan Rare, Medium Disarankan
Pastri Lipat: Karya Dokter Retired Bawa Kenangan Keluarga
Kuliner Betawi Menipis, Mantan Pramugari Jadi Penjual Ikan
Es Buah Jelly: Rasa Segar Leci dan Buah Asam Manis
Kebakaran Hutan di Kalimantan Terkendali, 12 Pemukim Evakuasi
Berita Terbaru
Thailand Siapkan Karantina, Isolasi untuk Wabah Ebola
Mbappe Terbanyak Gol Timnas Prancis, Rekor 58 Gol
Layangan Sukhoi Malang Terbang Global, Tantang Ruang
B50: Bahan Bakar Campuran Sawit‑Solar Diumumkan 1 Juli
Harga Saham GOTO Stagnan di Rp50 Meski Buyback Rp3,5T
Rismon Sianipar Rilis Buku Forensik Digital Jokowi
Tantangan Visual: Hitung Bentuk Gambar, Uji Ketelitian Anda
Krapow: Restoran Thailand Baru Jadi Favorit Karyawan Jakarta