PT SCI Siap Kerja Sama Pengangkutan Limbah B3 Medis PAD Sulsel
Gambar atau konten salah?
PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) sedang menyiapkan kerja sama baru di bidang pengangkutan limbah B3 medis. Tujuannya adalah menambah pendapatan asli daerah (PAD) di Sulawesi Selatan. Perusahaan ini, yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sulsel, juga sudah membuka usaha di sektor wisata dan perikanan.
Direktur Utama PT SCI, Asradi, menjelaskan bahwa perusahaan berperan sebagai instrumen strategis. Ia menegaskan, “Alhamdulillah kami telah kerja sama dalam area bisnis transporter pengangkutan limbah B3 medis. Cakupannya bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di seluruh Indonesia,” pada Kamis (09 April 2026). Kata-kata tersebut menandai langkah baru dalam pengelolaan aset dan potensi sumber daya di wilayah Sulsel.
Pengangkutan limbah B3 medis berarti memindahkan sampah berbahaya dari fasilitas kesehatan—seperti rumah sakit atau puskesmas—ke tempat pengolahan akhir. Proses ini diatur ketat oleh hukum untuk mencegah pencemaran dan penularan penyakit. Dalam usaha ini, PT SCI berkolaborasi dengan PT Satria Buana Cemerlang sebagai mitra transporter.
Selain itu, PT SCI terus berinovasi dengan membuka usaha lain. Asradi menyebut, “Kami terus berinovasi dan juga mengembangkan usaha lainnya. Pengembangan usaha baru yakni kolam pemancingan, warung kopi dan rumah makan dengan nama ‘Destinasi Wisata Andalan SCI’ yang bertempatkan di Kota Palopo.” Usaha ini diharapkan dapat menambah lapangan kerja dan pendapatan daerah.
Untuk mendukung proyek wisata dan perikanan, PT SCI membeli aset tanah. Ia menambahkan, “Untuk mendukung usaha tersebut, sebuah sejarah baru PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) terwujud, di mana SCI membeli aset berupa tanah sebagai penunjang akses jalan menuju ke lokasi tempat wisata dan perikanan.” Tanah tersebut menjadi akses penting bagi pengunjung dan pelaku usaha.
Dengan kombinasi pengelolaan limbah B3 medis dan pengembangan sektor non-pangan, PT SCI menunjukkan strategi diversifikasi ekonomi. Langkah ini tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat infrastruktur dan layanan publik di Sulsel. Perusahaan tetap fokus pada pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab, menyesuaikan kebijakan lingkungan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
