Qualcomm Luncurkan Snapdragon 6 Gen 5 & 4 Gen 5 HP Murah
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Qualcomm baru saja memperluas jajaran chipset segmen menengah dan entry‑level dengan meluncurkan Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5. Kedua model ini ditujukan untuk smartphone kelas menengah hingga murah, menonjolkan pengalaman penggunaan yang lebih mulus, performa gaming stabil, dan efisiensi daya yang lebih baik.
“Dengan Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, kami memperluas ekspektasi pengguna terhadap smartphone melalui pengalaman yang didukung performa kuat dan daya tahan baterai yang andal,” ujar Chenwei Yan, Senior Vice President, Product Management, Qualcomm Technologies, Inc.
Snapdragon 6 Gen 5 menonjol karena membawa sejumlah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada chipset kelas atas. Qualcomm memperkenalkan Adaptive Performance Engine 4.0 dan Qualcomm Adaptive Performance FPS 3.0, yang diklaim mampu menjaga frame rate tetap stabil saat bermain game. Selain itu, teknologi Snapdragon Game Super Resolution meningkatkan kualitas visual game sekaligus membantu menghemat konsumsi baterai.
CPU chipset ini menggunakan konfigurasi baru dengan empat core, salah satunya berkecepatan hingga 2,6 GHz. Peningkatan ini cukup signifikan dibandingkan Snapdragon 6 Gen 4 yang hanya memiliki satu core utama 2,3 GHz. GPU Adreno terbaru di Snapdragon 6 Gen 5 menawarkan peningkatan performa hingga 21 % dengan efisiensi daya 8 % lebih baik. Chipset masih diproduksi menggunakan fabrikasi 4 nm TSMC dan mendukung RAM LPDDR5 hingga 3.200 MHz. Penyimpanan internal sudah mendukung UFS 3.1 untuk akses data lebih cepat.
Untuk layar, Snapdragon 6 Gen 5 mendukung resolusi hingga Full HD+ dengan refresh rate 144 Hz. Qualcomm juga memperkenalkan fitur Snapdragon Smooth Motion UI yang diklaim membuat aplikasi terbuka 20 % lebih cepat dan mengurangi stutter hingga 18 % dibanding generasi sebelumnya.
Di sektor kamera, Snapdragon 6 Gen 5 dibekali dual ISP 12‑bit dengan dukungan kamera tunggal hingga 200 MP atau dual camera 16 MP + 16 MP. Perekaman video maksimal masih mentok di 4K 30 fps, namun sudah dilengkapi fitur AI seperti AI Night Vision, AI image enhancement, dan digital zoom hingga 100 ×. Untuk konektivitas, chipset ini mendukung modem 5G dengan kecepatan download hingga 2,8 Gbps, Wi‑Fi 7 tri‑band, serta Bluetooth 6.0. Meski begitu, ada beberapa penurunan fitur seperti USB yang kini hanya mendukung USB 2.0 serta GPS yang tidak lagi mendukung L2.
Berbeda dengan model entry‑level, Snapdragon 4 Gen 5 hadir sebagai penerus chipset entry‑level Qualcomm dengan peningkatan performa yang cukup drastis. Qualcomm mengklaim GPU Adreno baru di chipset ini memiliki performa 77 % lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Berkat peningkatan tersebut, Snapdragon 4 Gen 5 menjadi chipset seri Snapdragon 4 pertama yang mampu menjalankan game hingga 90 fps. Fitur Snapdragon Smooth Motion UI juga hadir di chipset ini. Qualcomm menyebut aplikasi bisa terbuka 43 % lebih cepat dan stutter berkurang hingga 25 %.
CPU Snapdragon 4 Gen 5 berjalan hingga 2,4 GHz dengan efisiensi daya 10 % lebih baik. Namun, chipset ini kini hanya mendukung RAM LPDDR4X hingga 2.133 MHz, turun dari dukungan LPDDR5 pada Snapdragon 4 Gen 4. Di sisi lain, konektivitas justru meningkat lewat dukungan Dual SIM Dual Active (DSDA) 5G + 5G/4G dan kecepatan download hingga 2,8 Gbps. Untuk kamera, Snapdragon 4 Gen 5 mendukung sensor hingga 108 MP dan kini sudah mampu merekam video 4K. Layarnya juga mendukung refresh rate hingga 144 Hz, naik dari sebelumnya 120 Hz.
Qualcomm menyebut smartphone pertama dengan Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 akan meluncur pada paruh kedua 2026. Beberapa vendor yang sudah dikonfirmasi akan menggunakan chipset ini antara lain Honor, Oppo, Realme, dan Redmi. Dengan fokus pada performa stabil, UI lebih smooth, dan efisiensi baterai, Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 diprediksi akan membuat HP kelas menengah dan entry‑level terasa semakin nyaman dipakai sehari‑hari, termasuk untuk gaming dan multitasking.
Perkembangan ini menandai langkah signifikan bagi Qualcomm dalam memperluas jangkauan teknologi chipset ke segmen yang lebih luas. Dengan menempatkan fitur-fitur canggih pada chipset entry‑level, konsumen kini dapat menikmati pengalaman smartphone yang lebih baik tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi. Hal ini juga menunjukkan bahwa inovasi teknologi tidak hanya terbatas pada ponsel flagship, melainkan juga merambah ke pasar massal yang lebih besar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
