Pedagang Sayur 81 Tahun Tewas Setelah Traktiran Kreator

Ani R. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pedagang Sayur 81 Tahun Tewas Setelah Traktiran Kreator

Gambar atau konten salah?

Seorang pedagang sayur berusia 81 tahun di Provinsi Henan, China, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan mobil. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa jam setelah ia mendapat traktiran makan siang dari seorang kreator konten. Kisah yang awalnya mengharukan ini berubah menjadi duka dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Kreator konten bernama Zhang, yang memiliki lebih dari 84.000 pengikut di platform Douyin, mengunggah video pada 25 Juni. Dalam video itu, ia terlihat membantu seorang penjual sayur bernama Jing. Zhang membeli seluruh dagangan Jing — bayam, mentimun, dan terong — dengan total berat sekitar 75 kilogram. Total belanjaannya mencapai 60 yuan, atau sekitar Rp159.000.

Sebelum transaksi, Jing bahkan memberikan potongan harga 0,80 yuan (sekitar Rp2.100) per kilogram kepada Zhang. Saat Zhang bercanda meminta ditraktir makan siang sebagai balasan, penjual sayur lansia itu langsung setuju tanpa ragu.

Alih-alih meminta traktiran, Zhang justru mengajak Jing makan siang. Mereka menikmati mi rebus dengan empat lauk. Zhang juga membungkus sisa makanan untuk dibawa pulang ke istri Jing.

Dalam percakapan yang terekam, Jing mengaku belum pernah mencicipi hidangan seperti itu karena harganya dianggap terlalu mahal. Ia bercerita selama ini bekerja keras untuk menghidupi dua cucunya.

Namun, beberapa jam setelah pertemuan itu, kabar duka datang. Lewat kolom komentar video, cucu Jing mengungkapkan bahwa kakeknya meninggal dunia akibat kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang setelah makan siang bersama Zhang.

"Itu adalah makan terakhir kakek saya. Video itu juga menjadi rekaman terakhir dirinya. Terima kasih telah memberikan kebahagiaan yang tulus kepada kakek saya," tulis cucu Jing.

Peristiwa ini memicu beragam reaksi. Sebagian netizen menilai undangan makan siang dari Zhang telah mengubah rutinitas Jing, sehingga diduga berkaitan dengan kecelakaan yang terjadi. Namun, keluarga Jing dengan tegas membela Zhang. Mereka menilai kebaikan sang kreator konten tidak layak disalahkan.

"Di hari terakhir hidup kakek saya, ada seseorang yang membeli semua sayurannya dan mentraktirnya makan, sesuatu yang mungkin tidak pernah bisa ia nikmati sendiri. Jika perbuatan baik justru dikritik dan tidak dihargai, orang akan enggan berbuat baik lagi," ujar cucu Jing.

Setelah kejadian itu, Zhang menyerahkan seluruh rekaman video kepada keluarga Jing dan menyatakan akan terus memberikan dukungan. Di media sosial, banyak netizen menyampaikan belasungkawa sekaligus mengapresiasi ketulusan Zhang yang berusaha membantu penjual sayur lansia tersebut.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa niat baik tidak selalu berakhir seperti yang diharapkan. Namun, keluarga korban sendiri memilih untuk tidak menyalahkan Zhang. Mereka justru berterima kasih karena di hari terakhir hidupnya, Jing mendapat perlakuan yang hangat dan bermartabat — sesuatu yang jarang ia nikmati selama bertahun-tahun berjualan di pinggir jalan.

pedagang sayurkecelakaan mobilkreator kontenmakan siangDouyinbelasungkawaHenan

Komentar

Memuat komentar...