Rico Ceper Lihat Haji Bolot Membaik di RS Fatmawati
Gambar atau konten salah?
Selasa, 16 Juni 2026, Rico Ceper mengunjungi Haji Bolot yang sedang dirawat di RS Fatmawati setelah serangan jantung. Ia melaporkan bahwa kondisi sang senior semakin membaik.
Ketika bertemu dengan keluarga Haji Bolot, Rico mengungkapkan rasa lega. "Kemarin alhamdulillah ketemu keluarganya, Emak Haji, anak-anaknya juga, di Rumah Sakit Fatmawati. Membaik. Kesadarannya cukup bagus, membaik," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesadaran pasien sudah cukup baik dan proses pemulihan tampak positif.
Rico baru mengetahui kabar sakit Haji Bolot sekitar seminggu terakhir. Ia terkejut karena selama ini ia masih memiliki hubungan dekat dengan sang komedian. "Saya dapat kabar semingguan ini. Kaget. Karena saya kalau main bola suka depan rumah dia. Kadang habis main bola atau batal karena hujan suka mampir ke rumah Emak Haji buat ngopi. Rumah saya sama dia cuma sekitar satu kilometer," tuturnya.
Di ruang perawatan, Rico tidak dapat berbincang langsung karena pasien masih dibatasi oleh tim medis. Namun ia menyaksikan respons pertama dari Haji Bolot ketika dipanggil perawat. "Susternya bilang, 'Pak, bangun ayo bangun. Tuh ada Rico Ceper.' Terus disuruh angkat jempol. Dia ngangkat dengan lemah begini. Wah, itu kemajuan yang banget-banget hari itu," ungkap Rico.
Rico mendapat izin masuk ruang perawatan untuk mendampingi Haji Bolot secara langsung. Ia mencoba menyemangati sahabatnya dengan kata-kata sederhana. "Saya bilang, 'Pak Haji, ayo semangat, sehat. Biar kita bisa balik syuting lagi.' Terus saya panggil, 'Pak Haji, bangun, bangun.' Saya angkat tangannya, saya bilang, 'Coba jempolnya diadu, kalau ini saya, Ceper'," kenangnya. Saat Haji Bolot mengangkat jempolnya dengan lemah, Rico hampir menangis. "Dia angkat jempolnya dengan lemah. Aduh, saya mau nangis. Dia terus ditos-in sama saya. Artinya secara motorik dia merespons. Dan itu kemajuan. Tadinya kan cuma diam saja kayak pingsan kata keluarganya," ujarnya.
Keluarga Haji Bolot terharu mendengar perkembangan tersebut. Rico menilai respons motorik ini menjadi pertanda baik bagi proses pemulihan. "Ada perkembangan, kan artinya menerima respons walaupun bertahap. Yang penting saya kasih semangat, semoga cepat sembuh, nanti balik lagi syuting dan main bola lagi di lapangan Alap-Alap depan rumahnya," katanya.
Walaupun begitu, Rico tidak mengetahui rincian kondisi medis Haji Bolot. Ia memilih fokus memberikan dukungan moral. "Oh nggak tahu. Saya nggak tanya lebih detail. Cuma datang ngasih motivasi aja," pungkasnya.
Kesempatan ini menegaskan kembali betapa pentingnya dukungan emosional bagi pasien yang sedang dalam proses pemulihan. Keberadaan teman dekat dapat menjadi faktor positif yang mendukung kesembuhan, meski tanpa pengetahuan medis detail.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Hujan Lebat dan Petir di Medan dan Deli Serdang Malam Ini
1 Muharram 1448: Merayakan Tahun Baru Hijri dengan Twibbon
Gubernur Sumut Larang Vape bagi Semua Pegawai ASN dan BUMD
Hipertensi: Pembunuh Diam, Kasus Deborah di Georgia
Tinjau Ulang Kompor Listrik, Kurangi Impor LPG, Hemat Devisa
BGN Larang Pegawai Dapur MBG untuk Hindari Konflik Kepentingan
Berita Terbaru
Gempa M6,7 Guncang Palu, Intensitas VI–VII, Tak Tsunami
Banjir Rob Merendam 2.000 Hektare Tambak Sedati Sidoarjo
Polri Buka Pelatihan Satpam Palembang, Tingkatkan Keamanan
Hujan Lebat dan Petir di Medan dan Deli Serdang Malam Ini
Suparman Meninggal, Udin Gantikan Mempelai Pria di Majene
Gempa 6,7 di Palu, Tidak Tsunami, Warga Diingatkan Waspada
Sukabumi Perbaiki Jalan Cijaksa-Mataram, Konektivitas
Jabar Bantu Siswa SMA/SMK Swasta Rp2,7 Juta per siswa
Sidoarjo Fokus Sinkronisasi Data RTLH untuk Bantuan Renovasi