Rins Akui Tak Punya Tempat di MotoGP 2027, Incar WorldSBK
Gambar atau konten salah?
Alex Rins perlahan menerima kenyataan pahit. Kariernya di MotoGP kemungkinan besar akan berakhir setelah musim 2026. Pebalap Monster Yamaha itu kini mengalihkan pandangannya ke ajang World Superbike (WorldSBK).
Kursi Rins di tim pabrikan Yamaha sudah pasti hilang. Yamaha telah mengumumkan Jorge Martin dan Ai Ogura sebagai duet baru mereka mulai MotoGP 2027. Pebalap asal Spanyol itu mengaku hingga saat ini belum memiliki tempat di paddock MotoGP untuk musim depan.
"Sejujurnya, saya tidak memiliki apa pun di paddock MotoGP untuk tahun depan," kata Rins jelang MotoGP Jerman di Sachsenring. "Kami sedang berusaha mencari peluang di Superbike."
Dengan situasi ini, Rins memilih menikmati sisa balapan musim ini. Juara enam seri MotoGP itu juga memberi isyarat akan mengakhiri kiprahnya di MotoGP dengan cara terbaik.
"Mari menikmati balapan-balapan terakhir ini karena saya ingin mengakhiri karier saya di paddock MotoGP dengan baik. Beberapa tahun terakhir memang tidak berjalan bagus dari sisi hasil," ujarnya.
Rins mengatakan target utamanya di WorldSBK bukan sekadar mendapatkan kontrak. Ia ingin menemukan motor yang mampu membawanya kembali bersaing di papan atas.
"Prioritas saya adalah mendapatkan motor yang bagus. Selama tiga tahun terakhir kami kesulitan. Saya rindu bisa kembali naik podium dan bertarung di barisan depan," kata pebalap berusia 30 tahun itu.
Rebutan kursi Ducati
Meski WorldSBK menjadi tujuan utama, jalan Rins diperkirakan tidak akan mudah. Salah satu kursi yang paling diburu adalah tim pabrikan Ducati. Ini terjadi jika Nicolo Bulega benar-benar promosi ke MotoGP bersama VR46 musim depan.
Rins menyadari dirinya harus bersaing dengan sejumlah nama besar MotoGP yang juga belum memiliki tim untuk musim 2027. Nama-nama itu antara lain Brad Binder, Jack Miller, Maverick Vinales, dan Franco Morbidelli.
"Sepertinya ada sekitar empat pebalap lain yang juga belum punya kursi musim depan. Tentu mereka bergerak seperti saya bersama manajer masing-masing. Kalau kursi Ducati itu kosong, pasti akan diperebutkan banyak pebalap," ujar Rins.
Belum tutup semua opsi
Meski WorldSBK menjadi pilihan paling realistis, Rins belum menutup kemungkinan menjajal ajang balap lain. Baginya, yang terpenting adalah menemukan kembali motivasi untuk balapan.
"Saya bisa mempertimbangkan banyak hal. Yang saya butuhkan sekarang adalah menemukan sesuatu yang membuat saya kembali menikmati balapan."
"Bisa saja MotoAmerica, WorldSBK, atau bahkan reli mobil. Saya belum tahu. Saya hanya ingin menemukan tantangan yang kembali memotivasi saya," tutur Rins.
Karier Rins di MotoGP memang tidak mulus dalam beberapa tahun terakhir. Cedera panjang dan hasil yang kurang memuaskan membuat posisinya semakin terdesak. Kini ia harus bersaing dengan setidaknya empat pebalap lain yang juga kehilangan kursi. Persaingan di WorldSBK pun diprediksi akan sangat ketat, terutama jika kursi Ducati benar-benar terbuka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait