Zarco Dihukum Double Long Lap, Absen Tiga Seri
Gambar atau konten salah?
Johann Zarco, pebalap LCR Honda, resmi menerima hukuman double long lap penalty dari Federasi Motor Internasional (FIM). Sanksi ini akan berlaku begitu ia kembali turun balapan di MotoGP. Keputusan itu diambil setelah penyelidikan atas kecelakaan besar yang melibatkan Francesco Bagnaia dan Luca Marini di MotoGP Catalunya.
Insiden terjadi pada pertengahan Mei lalu. Saat start ulang Grand Prix Catalunya, Zarco kehilangan kendali motornya ketika melakukan pengereman di Tikungan 1. Motornya kemudian menabrak Bagnaia dan Marini. Akibatnya, kaki Zarco sempat terlilit roda belakang motor Ducati milik Bagnaia. Pebalap asal Prancis itu menderita cedera serius pada ligamen lututnya.
Untungnya, Bagnaia dan Marini tidak mengalami luka parah. Keduanya justru menjadi orang pertama yang memberikan pertolongan kepada Zarco setelah kecelakaan itu terjadi. Tindakan cepat mereka mungkin mencegah cedera yang lebih buruk.
Proses investigasi oleh panel steward MotoGP sempat tertunda. Alasannya, kondisi Zarco yang cedera parah membuat penyelidikan tidak bisa segera dilakukan. Baru menjelang MotoGP Jerman di Sachsenring, FIM mengumumkan hasil penyelidikan mereka. Seperti dilaporkan Crash.net, FIM menjatuhkan sanksi kepada Zarco.
Menurut penjelasan steward, insiden ini dikategorikan sebagai pelanggaran pada lap pembuka. Pelanggaran itu menciptakan situasi berbahaya bagi banyak pebalap dan menyebabkan kecelakaan. Karena ini adalah pelanggaran pertama Zarco musim ini, hukumannya adalah double long lap penalty. Sanksi ini harus dijalani pada Grand Prix berikutnya setelah ia kembali membalap.
Namun, Zarco belum bisa langsung menjalani hukumannya. LCR Honda sebelumnya memperkirakan ia perlu menjalani operasi setelah kondisi lukanya membaik dan risiko infeksi menurun. Tapi perkembangan terbaru menunjukkan operasi akhirnya tidak diperlukan. Meski begitu, proses pemulihan tetap memakan waktu.
Zarco diperkirakan baru bisa kembali membalap pada September. Artinya, ia akan absen di beberapa seri balapan. Ia pasti melewatkan MotoGP Jerman akhir pekan ini, lalu MotoGP Inggris di Silverstone, dan MotoGP Aragon. Selama masa pemulihan, LCR Honda kembali menunjuk Cal Crutchlow sebagai pebalap pengganti.
Kecelakaan ini menjadi pengingat betapa tipisnya batas antara keberhasilan dan bencana dalam balap motor. Sebuah kesalahan kecil dalam pengereman bisa berakibat fatal, tidak hanya bagi pebalap yang bersalah tetapi juga bagi orang lain di lintasan. Meski cedera Zarco serius, fakta bahwa Bagnaia dan Marini selamat tanpa cedera menunjukkan bahwa perlengkapan keselamatan dan respons cepat sangat penting dalam olahraga ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
