UNSRI Luncurkan IAMUNSRI, 5.000 Pengguna dalam Waktu Singkat
Gambar atau konten salah?
Pada awal tahun 2026, Universitas Sriwijaya (UNSRI) meluncurkan sebuah platform digital bernama IAMUNSRI. Dalam waktu singkat, platform ini sudah digunakan oleh lebih dari 5.000 orang. Mereka adalah mahasiswa tingkat akhir yang sebentar lagi lulus, dan juga para alumni UNSRI.
IAMUNSRI dirancang sebagai pusat layanan digital. Semua kebutuhan akademik, urusan profesional, dan jaringan alumni bisa diakses dalam satu tempat. Layanan yang tersedia cukup beragam. Mulai dari verifikasi identitas, pengumuman resmi dari universitas, informasi lowongan kerja, kegiatan kampus, hingga fitur untuk membangun koneksi antaralumni.
Prof. Filli Pratama, Direktur Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni (DKIA) UNSRI, mengatakan bahwa jumlah pengguna yang sudah mencapai ribuan orang menunjukkan antusiasme yang tinggi. Menurutnya, sivitas akademika sangat menyambut transformasi layanan digital yang dijalankan oleh DKIA.
"Kehadiran IAMUNSRI tidak hanya mempermudah akses terhadap berbagai informasi dan layanan, tetapi juga memperkuat konektivitas antara kampus, alumni, dan dunia industri," kata Prof. Filli dalam keterangan tertulis pada Jumat, 10 Juli 2026.
Sekarang, IAMUNSRI menambahkan dua fitur baru yang cukup strategis. Fitur pertama adalah kerja sama dengan SEEK Pass by JobStreet. Lewat kolaborasi ini, alumni UNSRI yang sudah menyelesaikan verifikasi identitas di IAMUNSRI akan otomatis mendapatkan status verified atau centang biru di akun JobStreet mereka. Proses ini terjadi secara real-time melalui mekanisme integrasi Application Programming Interface (API).
Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung UNSRI dalam ekosistem rekrutmen modern. Aron Roderick, Country Partnership Lead SEEK Australia, mengungkapkan bahwa Universitas Sriwijaya adalah perguruan tinggi pertama di Indonesia yang berhasil menghadirkan integrasi SEEK Pass dengan sistem universitas melalui API secara real-time.
"Inovasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem rekrutmen digital yang lebih terpercaya, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi lulusan saat memasuki dunia kerja," kata Aron Roderick.
Prof. Deris Stiawan, Kasubdirektorat Alumni DKIA Universitas Sriwijaya, menjelaskan lebih lanjut. Kolaborasi ini menjadikan UNSRI sebagai salah satu perguruan tinggi yang menghadirkan proses verifikasi identitas alumni secara digital dan terintegrasi dengan platform rekrutmen profesional.
"Selain JobStreet sebagai platform yang mapan di dunia rekrutmen, kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut dari data tracer alumni UNSRI sejak 2021. Data itu menunjukkan bahwa mayoritas alumni UNSRI memperoleh informasi lowongan kerja melalui platform online," jelas Prof. Deris.
Dengan adanya integrasi ini, profil alumni di JobStreet menjadi lebih kredibel. Identitas dan status kelulusan mereka sudah diverifikasi langsung oleh sistem resmi universitas. Harapannya, perusahaan akan lebih percaya pada kandidat dari UNSRI. Peluang karier di tingkat nasional maupun internasional pun bisa semakin luas.
Fitur kedua yang diluncurkan adalah Chat Alumni. Ini adalah layanan komunikasi berbasis teks. Alumni UNSRI yang sudah terdaftar di IAMUNSRI bisa saling terhubung, berdiskusi, berbagi informasi, dan membangun kolaborasi profesional langsung di dalam platform. Mereka juga bisa bertukar kontak secara privat untuk urusan selanjutnya.
Fitur ini diharapkan bisa memperkuat hubungan antaralumni. Jaringan yang terbentuk bisa berguna untuk pengembangan karier, kewirausahaan, atau kerja sama lintas bidang.
Dengan berbagai inovasi ini, IAMUNSRI tidak lagi sekadar platform administrasi digital. Ia berkembang menjadi ekosistem yang menghubungkan kampus, alumni, mahasiswa, dan mitra industri dalam satu layanan terpadu.
Langkah ini adalah bagian dari komitmen Universitas Sriwijaya untuk melakukan transformasi digital. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, memperkuat hubungan dengan alumni, dan meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.
"Ke depan, UNSRI akan terus mengembangkan IAMUNSRI dengan menghadirkan berbagai layanan digital inovatif yang mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika dan alumni, sekaligus memperkuat posisi Universitas Sriwijaya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak di era transformasi digital," tutup Prof. Filli.
Platform IAMUNSRI ini pada dasarnya adalah upaya UNSRI untuk menjembatani kesenjangan antara dunia kampus dan dunia kerja. Dengan verifikasi identitas yang terintegrasi langsung ke platform rekrutmen seperti JobStreet, lulusan UNSRI memiliki keunggulan kompetitif. Mereka tidak perlu lagi repot membuktikan status kelulusan mereka secara manual. Semua sudah otomatis terverifikasi. Ini langkah kecil tapi praktis, yang bisa membuat perbedaan dalam proses rekrutmen yang semakin digital.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dana Abadi Jamin Sekolah Garuda Berlanjut
DPR Dorong Wajib Belajar 13 Tahun, PAUD Jadi Prioritas
UNSRI-RSMH Kembangkan Alat Cek Kesehatan Otomatis
Mahasiswa PENS Juara Ketiga Kompetisi Roket di AS
Siswa Garuda Transformasi Tembus 330 Penerimaan di 100 Universitas Top
20,5% Lulusan Baru Menyesali Jurusan Kuliah, Ilmu Politik Paling Tinggi
Berita Terbaru
UNSRI Luncurkan IAMUNSRI, 5.000 Pengguna dalam Waktu Singkat
Dana Abadi Jamin Sekolah Garuda Berlanjut
Mendag Busan Kenang Rachmat Gobel: Sosok Luar Biasa
Pemuda Tenggelam di Danau Terlarang Palembang
Bupati Sukoharjo Diciduk KPK, Suasana Kantor Lengang
Tanggul Lumpur Lapindo Kritis, 20 Cm dari Luapan
