Rizki Mulyani Bekasi: TikTok Share Kanker Payudara

Fajar H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Rizki Mulyani Bekasi: TikTok Share Kanker Payudara

Gambar atau konten salah?

Rizki Mulyani berusia 27 tahun tinggal di Bekasi, Jawa Barat dan aktif di TikTok dengan akun @rizkimulyani2. Di sana, ia sering menceritakan perjuangannya melawan kanker payudara.

Diagnosa pertama datang pada Maret 2025 ketika Rizki masih 26 tahun. Ia diberi diagnosis kanker payudara stadium 3. Dalam salah satu video, ia menulis: “Divonis kanker payudara stadium 3 di usia 26 tahun. Di saat lagi semangat kerja, explore banyak hal dan banyak goals yang belum tercapai. Ternyata kita bisa punya banyak rencana dalam hidup, tapi rencana Allah nggak bisa diduga,

Gejala awalnya berupa benjolan di payudara. Benjolan itu terus membesar dan menimbulkan rasa nyeri. Setelah beberapa bulan, ia memutuskan untuk melakukan pemeriksaan. Hasilnya menegaskan kanker tersebut.

Selama lebih dari satu tahun, Rizki berjuang melawan penyakit ini. Kini, kanker sudah masuk ke stadium 4. Meski begitu, ia tidak menyerah. Ia mengungkapkan: “Aku jalani kemoterapi sebanyak 6 kali, dan saat ini kemo sudah selesai, jalani terapi hormon,” ketika dihubungi pada 12 April 2026.

Rizki tetap aktif berbagi konten edukasi tentang kanker payudara. Ia menekankan pentingnya dukungan psikologis bagi pasien yang menjalani kemoterapi. “Terutama keluarga aku, orang tua, kakak, abang, adik sangat bantu aku dalam proses pengobatan yang rela temani aku walau sangat melelahkan pastinya,” ujarnya.

Ia juga mengakui, “Alhamdulillah semua sangat positif, karena penting juga memang lingkungan yang sehat untuk penderita kanker,” menegaskan betapa besar peran lingkungan suportif dalam proses penyembuhan.

Untuk memperkuat jaringan dukungan, Rizki membuat grup WhatsApp khusus bagi sesama pengidap kanker. Grup ini menjadi tempat bagi pasien untuk saling berbagi pengalaman, motivasi, dan semangat.

Melalui kisahnya, Rizki menunjukkan bahwa meski diagnosis kanker datang pada usia muda, dukungan keluarga, teman, dan komunitas dapat membantu pasien tetap kuat. Ia terus berjuang, berbagi, dan menginspirasi orang lain yang berada di jalur yang sama.

Rizki Mulyanikanker payudaraBekasiTikTokkemoterapidukungan psikologislingkungan suportifGrup WhatsApp

Komentar

Memuat komentar...