Rusunawa Watulimo: Sewa Rp 50‑100k, Hunian Murah & Lengkap

Endah K. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 111 dibaca
Bisik.id
Rusunawa Watulimo: Sewa Rp 50‑100k, Hunian Murah & Lengkap

Gambar atau konten salah?

Rusunawa Watulimo di Trenggalek, yang dulu terpuruk selama delapan tahun, kini menarik perhatian banyak calon penyewa berkat tarif sewa yang sangat terjangkau.

Rumah susun sederhana sewa ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun 2016. Lokasinya berada di pesisir Kecamatan Watulimo, tepat di Desa Tasikmadu. Awalnya, proyek ini dimaksudkan untuk menyediakan hunian bagi warga yang menempati lahan pemerintah di Kampung Baru.

Setelah selesai, pemerintah kabupaten di bawah Bupati Emil Elestianto Dardak sempat memindahkan puluhan kepala keluarga ke rusunawa. Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama karena warga meninggalkan tempat itu. Kepala Desa Tasikmadu, Wignyo Handoyo, menjelaskan: “Dulu itu kendalanya, sebenarnya tergantung pekerjaannya. Kebanyakan kan kalau warga sini kan nelayan. Banyak peralatan, kemudian seumpama pulang melaut kondisi basah, agak repot.”

Selama pandemi 2020‑2021, rusunawa sempat dipakai sebagai asrama COVID‑19. Setelah pandemi, pemerintah kabupaten membuka kembali penyewaan. “Alhamdulillah saat ini sudah terisi, penyewanya ada yang warga lokal, utamanya keluarga baru dan ada juga pekerja pabrik yang ada di Kecamatan Watulimo,” tambah Handoyo.

Dari total 50 unit, 17 sudah disewa. Unit-unit berada di lantai 2 hingga 4. Lantai dua menjadi yang paling banyak diminati, sementara lantai empat masih kosong. Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Trenggalek bertanggung jawab mengelola hunian ini, dan pemdes memberikan rekomendasi calon penyewa.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tulungagung, Yusuf Widharto, menginformasikan tarif sewa yang sangat bersahabat. “Saat ini tarif sewa Rusunawa Watulimo Blok 1 cukup terjangkau, lantai dua Rp 100 ribu/bulan, lantai tiga Rp 75 ribu/bulan dan lantai empat Rp 50 ribu/bulan.”

Yusuf menambahkan bahwa ada 17 unit yang sudah disewa dari total 50 unit. “Sebenarnya di lantai satu ada dua unit, tapi untuk difabel,” jelasnya. Ia menekankan bahwa tarif ini jauh lebih murah dibandingkan kontrakan atau kos di sekitar Kecamatan Watulimo, yang rata‑rata Rp 500 ribu/bulan. “Jika ini katakanlah lantai 2 Rp 200 ribu/bulan berarti Rp 6.666 hari. Kalau lantai empat Rp 50 ribu/bulan sama dengan Rp 1.666/hari,” ia jelaskan.

Penyewa tidak hanya mendapat hunian murah, tetapi juga fasilitas lengkap. Setiap unit dilengkapi dua kamar, ruang tamu, dapur, kamar mandi dalam, dan mebelair. “Mebelairnya sudah ada, seperti ranjang dan almari,” kata Yusuf.

Pemerintah kabupaten Trenggalek berharap jumlah penyewa akan terus bertambah. “Ini kami masih terus berproses, semoga ke depan semakin ramai,” kata Wignyo Handoyo. Dengan tarif rendah dan fasilitas lengkap, Rusunawa Watulimo menjadi solusi hunian bagi keluarga baru, pekerja pabrik, dan warga lokal yang membutuhkan tempat tinggal sederhana namun nyaman.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa inisiatif pemerintah untuk menyediakan hunian terjangkau dapat menarik minat masyarakat, sekaligus memanfaatkan kembali fasilitas yang sebelumnya tidak terpakai. Dengan tarif sewa yang kompetitif dan fasilitas yang memadai, Rusunawa Watulimo berpotensi menjadi contoh model hunian sederhana bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa.

Rusunawa WatulimoTrenggalektarif sewahunian terjangkauwarga lokalpekerja pabrikfasilitas lengkap

Komentar

Memuat komentar...