Samsung Perkenalkan Pendingin Baru untuk Chipset Flagship
Gambar atau konten salah?
Chipset ponsel flagship masih sering mengalami throttling bila suhunya terlalu tinggi. Samsung menanggapi hal ini dengan mengembangkan sistem pendingin baru.
Menurut laporan, Samsung sudah mendirikan tim riset khusus di Production Technology Research Institute. Tim itu meneliti berbagai teknik pendinginan aktif, termasuk liquid cooling dan air cooling.
Park Min, Direktur Laboratorium di institusi tersebut, mengatakan bahwa timnya fokus meneliti sistem liquid cooling menggunakan struktur yang terhubung langsung dengan chipset. "Sistem liquid cooling akan mendinginkan perangkat dengan mengalirkan cairan dalam sirkulasi tertutup di dalam perangkat. Sistem air cooling mengandalkan udara juga cukup efektif, tapi kipas yang berat dan berisik merupakan efek samping yang harus dipertimbangkan."
Penjelasan tersebut menjelaskan bagaimana cairan mengalir di dalam perangkat untuk menurunkan suhu, sementara sistem air cooling mengandalkan aliran udara. Kipas yang dibutuhkan dalam sistem udara sering menjadi beban tambahan dan menghasilkan suara.
Teknologi pendinginan berbasis cairan dan udara sudah ada di pasar. Beberapa vendor, seperti Oppo dan Vivo, sudah meluncurkan ponsel dengan air cooling aktif. Nubia, di sisi lain, menggabungkan liquid cooling dan air cooling pada ponsel gaming RedMagic, menunjukkan bahwa solusi ini sudah dapat diimplementasikan.
Di sisi lain, banyak ponsel Samsung saat ini mengandalkan vapor chamber. Chipset Exynos 2600 yang dibuat Samsung sudah dilengkapi teknologi Heat Pass Block, membuatnya lebih adem dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, seperti dikutip dari SamMobile, 31 Mei 2026.
Manajemen panas akan menjadi fitur penting di ponsel flagship masa depan. Selain untuk gaming, sistem ini juga mendukung performa AI on‑device yang memerlukan operasi tanpa throttling.
Namun, laporan tersebut menegaskan bahwa teknologi ini masih berada di tahap pengembangan awal. Belum diketahui ponsel Samsung mana yang akan memperkenalkan sistem pendingin baru ini.
Dengan langkah ini, Samsung berusaha menjaga suhu chipset tetap stabil, membantu perangkat tetap responsif dalam kondisi beban tinggi, baik saat bermain game maupun menjalankan aplikasi AI.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
