Tabanan: Dropping Point Kumpulkan 288,8 kg Sampah, 80 Warga
Gambar atau konten salah?
Di Tabanan, sebuah aksi dropping point yang dinamai Patra Desa, Talov, dan TPS3R Sadu Kencana mengumpulkan 288,8 kilogram sampah.
Kegiatan berlangsung tiga hari, mulai Jumat, 15 Mei 2026 hingga Minggu, 17 Mei 2026. Total partisipasi warga mencapai 80 orang.
Sampah yang terkumpul terdiri dari berbagai jenis material. Rincian beratnya adalah: plastik fleksibel 79,8 kilogram (27,6%), residu 43,3 kilogram (15%), kertas campuran atau dupleks 40,8 kilogram (14,1%), PET kotor atau campur 37,6 kilogram (13%), buku dan kardus 24,5 kilogram (8,5%), botol kaca 21 kilogram (7,3%), kaleng 6,25 kilogram (2,2%), serta sampah lainnya 35,55 kilogram (12,3%).
“Jenis sampah dominan adalah plastik fleksibel, PET campur, dan kertas campuran. Temuan ini menunjukkan bahwa pengurangan sampah rumah tangga perlu difokuskan pada pengurangan kemasan sekali pakai dan penguatan sistem pemilahan dari sumber,” ujar Agus Sumberdana.
Agus menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menyosialisasikan cara dan pentingnya pemilahan sampah anorganik kepada masyarakat. Ia juga berharap model dropping point ini dapat ditiru oleh pemerintah desa maupun pemerintah daerah.
“Menurutnya, kegiatan tersebut juga menunjukkan pendekatan berbasis data penting untuk mendukung perencanaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Untuk wilayah selanjutnya masih akan kami diskusikan. Tapi besar harapan kami agar model seperti ini bisa dilanjutkan oleh pemerintah, terutama Dinas Lingkungan Hidup. Semoga mereka mau mengadopsi,” pungkasnya.
Dengan hasil yang terukur, acara ini menegaskan perlunya pengelolaan sampah yang lebih terstruktur di tingkat lokal. Fokus pada pengurangan kemasan sekali pakai dan pemilahan dari sumber menjadi kunci untuk menurunkan volume sampah rumah tangga di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Berita Terbaru
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Gamelan Bali dan Tarian Tampil di Pagi SF Indo Cita
Wuling Eksion: SUV Plug‑In Hybrid dengan Empat Mode Energi
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Fadia/Tiwi Raih Kemenangan di Perempatfinal Indonesia Open
Debat Tutup Program Studi: Wisnu vs Menteri Yuliarto
