Telkomsel Terima Pemerintah Buka Spektrum 700MHz & 2,6GHz
Gambar atau konten salah?
Telkomsel menyambut rencana pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membuka seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan internet di Indonesia.
“Telkomsel menyambut positif rencana Pemerintah yang akan membuka seleksi pita frekuensi 700 MHz dan frekuensi 2,6 GHz. Kami memandang langkah ini sebagai bagian penting dalam memperkuat ekosistem telekomunikasi nasional dan memperluas akses layanan broadband yang cepat, stabil, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, kepada detikINET.
Sebagai operator seluler pemimpin industri telekomunikasi, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional melalui kesiapan teknologi dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan. Perseroan terus melakukan berbagai persiapan agar spektrum baru tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal guna menghadirkan layanan digital yang relevan dan berdampak bagi pelanggan maupun industri.
“Kami terus melakukan persiapan teknologi dan pengembangan infrastruktur agar spektrum baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghadirkan layanan yang relevan dan berdampak,” tambah Fahmi.
Telkomsel berharap proses seleksi frekuensi dapat berlangsung secara produktif sehingga pemanfaatan spektrum baru tidak hanya memperkuat daya saing industri telekomunikasi, tetapi juga menjaga kesehatan industri dan iklim investasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, langkah ini akan turut mendukung target strategis Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi secara inklusif dan berkesinambungan, tutup Fahmi.
Komdigi mengumumkan akan memulai proses seleksi penggunaan pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan konektivitas digital hingga ke daerah terpencil sekaligus mempercepat perluasan jaringan 4G dan 5G nasional.
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Informatika, mengumumkan hal ini dalam konferensi pers update PP Tunas pada 9 April 2026. Ia menyebut proses lelang sempat tertunda, namun kini sudah resmi berjalan setelah tim seleksi terbentuk. “Dengan dibentuknya tim seleksi, proses ini sudah resmi dimulai. Harapan kami adalah bagaimana perluasan layanan 4G dan 5G bisa lebih banyak dirasakan hingga ke pelosok,” kata Meutya.
Dengan penambahan spektrum baru, Telkomsel dan pemerintah berharap dapat memperluas jangkauan layanan internet, meningkatkan kecepatan, dan menurunkan biaya bagi pengguna di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil. Langkah ini juga mendukung visi nasional untuk memperkuat infrastruktur digital dan memajukan ekonomi berbasis teknologi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Telkomsel dan SiCepat Luncurkan Paket Data Khusus Kurir
XLSmart Gelar Bravo 500 Summit 2026, Digital di Indonesia
Telkomsel Perluas Jaringan 5G ke 107 Kota, 2026 Lebih Cepat
Puskesmas Ohoiel Raih Penghargaan Digitalisasi Layanan Kesehatan
SMA N1 Bintan Pesisir Unggul Jadi Sekolah Teladan Digital
Pos Marinir Pulau Fanildo Pemenang Konektivitas Digital 2026
Berita Terbaru
PMI Sukabumi Meninggal di Jeddah, Berangkat Pakai Visa Ziarah
Ribuan Suporter Sambut Kepulangan Timnas Mesir
Yamal Pemain Terbaik, Spanyol ke Semifinal
PU Resmikan Lima Bendungan, Target Tambah Satu Juta Ton Beras
Pemuda Bandung Tewas Diseret Buaya Saat Perbaiki Perahu
Ronaldo Kenang Euro 2016 Usai Portugal Tersingkir
Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 per Gram, Buyback Tembus Rp 2,415 Juta
Kamitetep Tak Gigit, Kenapa Gatal?
