Tikus Magawa Diberi Medali Emas, Pahlawan Kecil Kamboja
Gambar atau konten salah?
Di Kamboja, pahlawan tak hanya manusia, tapi juga tikus. Salah satunya adalah Magawa, tikus raksasa Afrika yang menjadi simbol keberanian.
Magawa memiliki penciuman tajam dan dilatih bersama tim khusus untuk menemukan ranjau darat dan bahan peledak. Dengan tubuh kecil, ia tidak memicu ledakan, membuatnya lebih aman dibanding manusia atau anjing pelacak.
Mulai bertugas pada 2016, Magawa berhasil menemukan lebih dari 100 ranjau di wilayah seluas 141.000 meter persegi. Kinerjanya mengurangi risiko bagi penduduk setempat.
Pada 15 April 2026, PDSA memberikan medali emas kepada Magawa. Ini menjadi penghargaan pertama bagi seekor tikus dalam sejarah lembaga tersebut.
Kamboja masih menghadapi ancaman ranjau darat akibat konflik panjang. Diperkirakan jutaan ranjau tersebar, siap meledak bila terpicu tekanan, termasuk langkah manusia.
Peran Magawa dan timnya sangat penting. Karena ukuran tubuhnya yang ringan, tikus ini tidak cukup berat untuk memicu ledakan, menjadikannya lebih aman dan efisien.
Magawa meninggal pada 2022 setelah lima tahun bertugas bersama APOPO. APOPO mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja luar biasa yang telah ia lakukan.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja luar biasa yang telah ia lakukan,”
Patung Magawa dipahat dari batu lokal oleh seniman setempat. Patung ini diresmikan di Siem Reap pada 4 April 2026, bersamaan dengan Hari Internasional Kesadaran Ranjau.
Dr Ly Tuch, Wakil Presiden Pertama Otoritas Aksi Ranjau dan Bantuan Korban Kamboja, menyampaikan terima kasih atas jasa Magawa. Ia menegaskan bahwa masyarakat, termasuk anak-anak, dapat bermain dengan tenang.
“Di hadapan kita berdiri Magawa-makhluk kecil yang telah mengubah tanah tempat kita berpijak, ia mengembalikan kehidupan di setiap area yang berhasil dibersihkan. Setiap ranjau yang ditemukan berarti anak-anak bisa berjalan dengan aman, petani bekerja dengan tenang, dan masyarakat membangun kembali kehidupan tanpa rasa takut,”
“Patung ini bukan sekadar bentuk, tetapi juga pesan bahwa bahkan makhluk terkecil pun dapat meninggalkan dampak yang besar,”
Dengan patung ini, Kamboja memperingati kontribusi Magawa. Ia menjadi simbol bahwa upaya kecil, bahkan oleh makhluk kecil, dapat memulihkan keamanan dan harapan bagi masyarakat.
Kisah Magawa menyoroti pentingnya teknologi inovatif dalam mengatasi dampak konflik. Ia menunjukkan bagaimana hewan dapat menjadi sekutu manusia dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
