Tokocrypto Luncurkan Tokenized Stocks, Akses Saham Global 24 Jam
Gambar atau konten salah?
Tokocrypto baru saja meluncurkan produk baru bernama Tokenized Stocks. Lewat produk ini, investor bisa mendapatkan akses ke saham perusahaan-perusahaan global besar seperti SpaceX, Micron, dan Nvidia.
Apa sebenarnya tokenized stocks? Ini adalah aset digital yang dibuat di atas teknologi blockchain. Bedanya dengan saham biasa yang diperdagangkan di bursa efek dengan jam buka tertentu, tokenized stocks bisa diperjualbelikan kapan saja, 24 jam nonstop. Sifatnya mengikuti pasar aset digital yang tidak pernah tidur.
Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, menyebut peluncuran ini sebagai babak baru. Menurutnya, industri aset digital sekarang tidak cuma berkutat pada kripto. Mulai merambah ke aset dunia nyata—saham perusahaan—yang dibawa masuk ke ekosistem blockchain.
"Melalui teknologi ini, tokenized stocks diharapkan dapat meningkatkan transparansi, memperluas akses, dan memudahkan investor, termasuk di Indonesia untuk berinvestasi di saham-saham global yang selama ini sulit dijangkau jalur konvensional," kata Calvin dalam keterangan tertulis pada Senin, 06 Juli 2026.
Tokenisasi juga memberi lebih banyak pilihan aset digital. Buat orang yang ingin menyebar risiko investasi, ini opsi baru. Peluncuran Tokocrypto ini mengikuti tren global yang memang sedang naik.
Angkanya cukup besar. Laporan Citi Institute berjudul "Tokenization 2030: Wall Street On-Chain" (2026) mencatat nilai pasar tokenized stocks dunia sudah mencapai US$ 17 miliar. Dan diprediksi melonjak sampai US$ 5,5 triliun pada 2030.
Kenapa tren ini naik? Karena teknologi blockchain punya sejumlah keunggulan buat transaksi aset keuangan. Laporan World Economic Forum (WEF) yang berjudul "Asset Tokenization in Financial Markets: The Next Generation of Value Exchange (2025)" menyoroti bahwa tokenisasi aset bisa bikin proses lebih efisien, transparan, dan aksesnya lebih luas ke berbagai jenis aset.
Selain akses yang fleksibel, tokenisasi memungkinkan aset dipecah jadi unit digital yang lebih kecil. Ini penting. Orang yang sebelumnya tidak bisa beli saham mahal karena harganya selangit, kini punya peluang. Investasi di aset bernilai tinggi jadi lebih terjangkau.
Produk tokenized stocks dari Tokocrypto menggunakan sistem 1:1 Proof-of-Collateral. Sistem ini bisa diperiksa langsung di blockchain. Artinya, pengguna bisa melihat sendiri jumlah aset digital yang disimpan di wallet sebagai jaminan. Tapi perlu dicatat: data on-chain cuma menampilkan aset yang ada di wallet itu. Kalau ada aset yang disimpan di luar blockchain, perlu verifikasi terpisah dari pihak independen.
"Di Tokocrypto, kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit diakses. Tujuan kami adalah memperluas akses keuangan melalui teknologi, didukung edukasi dan infrastruktur yang jelas. Dengan cara ini, kami menghubungkan pengguna di Indonesia dengan pasar modal internasional yang sebelumnya sulit dijangkau," ujar Calvin.
Intinya, tokenized stocks ini menjembatani investor Indonesia dengan pasar saham global. Lewat blockchain, hambatan seperti jam terbatas dan harga saham yang mahal perlahan mulai terkikis. Tapi tetap, semua tergantung pada transparansi sistem dan verifikasi yang jelas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tokenisasi Aset Nyata Diprediksi Tembus US$5,5 Triliun pada 2030
INDODAX Dorong Sertifikasi Wajib Influencer Kripto
Transaksi Kripto Mei 2026 Naik Tipis Jadi Rp23,01 Triliun
PAKD: Bursa Global Harus Tunduk pada Aturan Kripto RI
Bitcoin Terkoreksi Usai Sinyal Hawkish The Fed, Investor Diminta Waspada
Bitcoin Anjlok 5% Akibat Konflik Israel-Lebanon, Likuidasi Capai Rp9 Triliun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
