Tabanan Salurkan 25 Ton Benih ke Puluhan Subak
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Tabanan, melalui Dinas Pertanian setempat, telah menyalurkan bantuan benih dan bibit kepada puluhan kelompok subak di berbagai kecamatan sepanjang tahun 2026. Total bantuan yang diberikan mencapai lebih dari 25 ton, terdiri dari benih padi hibrida dan bibit jagung. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 25,3 ton. Dari jumlah tersebut, 23 ton merupakan benih padi hibrida, sementara 2,32 ton lainnya adalah bibit jagung. "Bantuan ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membantu keberlanjutan pertanian di puluhan subak," ujar Ekayana.
Untuk bibit jagung, pendistribusian dilakukan ke beberapa subak. Subak Serampingan di Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg, menerima 450 kg untuk lahan seluas 30 hektare. Subak Gede Mambang di Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, mendapatkan 1,27 ton untuk lahan 85 hektare. Sementara Subak Penyalin di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, memperoleh 600 kg untuk lahan 40 hektare. "Adapun total bantuan bibit jagung sebanyak 2.325 kilogram dengan total luas lahan 155 hektare," tegas Ekayana.
Penyaluran benih padi hibrida juga menyasar banyak subak di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Selemadeg Timur, Subak Gebang Gading Bawah di Desa Beraban menerima 1,75 ton untuk lahan 70 hektare. Subak Begawan Kaja di Desa Gunung Salak mendapat 2,25 ton untuk lahan 70 hektare. Subak Begawan Kelod di desa yang sama memperoleh 700 kg untuk lahan 28 hektare. Subak Tingkih Tebel di Desa Dalang mendapatkan 1,1 ton untuk lahan 44 hektare.
Masih di Kecamatan Selemadeg Timur, Subak Aseman IA di Desa Megati menerima 875 kg untuk lahan 35 hektare. Subak Aseman IB di desa yang sama mendapat 525 kg untuk lahan 21 hektare. Subak Sesandan juga di Desa Megati memperoleh 325 kg untuk lahan 13 hektare. Subak Aseman III di desa yang sama mendapatkan 475 kg untuk lahan 19 hektare.
Di Kecamatan Kerambitan, Subak Enggung di Desa Penarukan menerima 1,23 ton untuk lahan 53 hektare. Subak Mumbu di Desa Kukuh mendapat 1,2 ton untuk lahan 28 hektare. Subak Timpag di Desa Belumbang memperoleh 2,8 ton untuk lahan 112 hektare. Subak Dalem di Desa Kerambitan mendapatkan 1,75 ton untuk lahan 70 hektare. Subak Caguh di Desa Sembung Gede menerima 4,25 ton untuk lahan 170 hektare.
Di Kecamatan Selemadeg Barat, Subak Tiyinggading di Desa Tiyinggading mendapat 2,25 ton untuk lahan 90 hektare. Subak Banjar Bengkel di Desa Bengkel Sari memperoleh 625 kg untuk lahan 25 hektare. Subak Labak Suren di desa yang sama menerima 425 kg untuk lahan 17 hektare. Subak Semaja juga di Desa Bengkel Sari mendapatkan 375 kg untuk lahan 15 hektare. "Adapun total bantuan benih padi hibrida sebanyak 23.000 kilogram dengan total luas lahan 920 hektare," tegas Ekayana.
Selain benih dan bibit, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan juga memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk menopang proses pertanian, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Bantuan tersebut meliputi berbagai jenis pupuk seperti urea, SP-36, ZA, NPK, dan pupuk organik yang rutin diberikan setiap tahun kepada para petani.
Pemerintah Kabupaten Tabanan juga menggelontorkan alat-alat pertanian melalui Dinas Pertanian. Alat-alat tersebut antara lain traktor roda dua, cultivator, hand sprayer, pompa air, kendaraan roda tiga, traktor roda empat, rice transplanter, dan traktor roda crawler. Hampir seribu unit alat pertanian telah disalurkan kepada lebih dari 500 penerima atau kelompok di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan. "Bantuan tersebut disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di masing-masing wilayah agar terjadi pemerataan serta tidak terjadi ketimpangan," pungkas Ekayana.
Bantuan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung petani. Dengan total lahan yang menerima bantuan benih padi mencapai 920 hektare dan bibit jagung seluas 155 hektare, program ini menyasar area pertanian yang cukup luas di Tabanan. Dukungan berupa pupuk dan alat pertanian juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi para petani di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
