Trump Tunda Serangan 10 Hari ke Fasilitas Energi Iran

Nurul H. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 120 dibaca
Bisik.id
Trump Tunda Serangan 10 Hari ke Fasilitas Energi Iran

Gambar atau konten salah?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Iran selama 10 hari. Keputusan ini diambil di tengah ketegangan perang yang menekan harga energi dunia.

Di dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Trump sempat mengancam akan memperbesar serangan jika Iran tidak mencapai kesepakatan. Namun, tak lama kemudian ia berubah pikiran dan menetapkan jeda serangan.

Trump menulis di platform Truth Social pada 27 Maret 2026: “Negosiasi sedang berlangsung dan, terlepas dari pernyataan keliru oleh berita palsu dan pihak lainnya, semuanya berjalan sangat baik.”

Ia juga menyebut Iran meminta jeda 7 hari. Kabar ini sempat menimbulkan kebingungan di kalangan analis.

Menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip mediator perdamaian, Iran tidak pernah meminta jeda serangan selama 10 hari. Jadi, pernyataan tersebut tidak akurat.

Perang yang pecah pada 28 Februari 2026 telah menimbulkan dampak ekonomi global. Harga minyak mentah melonjak 40% akibat penutupan Selat Hormuz.

Biaya pengiriman LNG ke Asia naik hingga dua pertiga, sementara harga pupuk berbasis nitrogen, yang penting bagi produksi pangan, naik sekitar 50%%.

Iran terus melakukan aksi balasan dengan menyerang basis militer AS dan Israel. Ia juga menyerang negara-negara Teluk dan secara efektif memblokir ekspor bahan bakar Timur Tengah melalui Selat Hormuz.

Keputusan Trump menangguhkan serangan selama 10 hari hingga 6 April 2026 pukul 20.00 waktu setempat menunjukkan upaya diplomasi yang sedang berlangsung, meski ketegangan tetap tinggi di kawasan tersebut.

TrumpIranseranganSelat Hormuzharga minyaknegosiasiTruth Social

Komentar

Memuat komentar...