Trump Tunda Serangan 5 Hari Pembangkit Listrik Iran

Kartika D. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Trump Tunda Serangan 5 Hari Pembangkit Listrik Iran

Gambar atau konten salah?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penundaan serangan militer terhadap pembangkit listrik Iran selama 5 hari. Keputusan ini disampaikan beberapa jam sebelum batas waktu ancaman AS terhadap Iran.

Dalam pernyataan yang diposting lewat platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa dua hari sebelumnya telah dihabiskan untuk pertemuan dengan pihak Iran. Ia berkata, “Saya dengan dengan hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total atas perselisihan di timur tengah.”

Selanjutnya, Trump menyatakan, “Saya telah menginstruksikan departemen perang menunda semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama 5 hari.”

Keputusan ini datang setelah Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka penuh dalam 48 jam terhitung sejak 21 Maret 2026. Serangan tersebut direncanakan akan berlangsung pukul 19.44 EDT (2344 GMT) pada 23 Maret 2026.

Balasan dari Garda Revolusi Iran melibatkan serangan ke pembangkit listrik Israel dan juga menargetkan pembangkit listrik yang memasok pangkalan AS di seluruh wilayah Teluk. Aksi saling ancaman ini menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan listrik di kawasan Teluk serta potensi gangguan proses desalinasi air.

Konflik ini tidak hanya memengaruhi negara-negara Teluk, tetapi juga mengganggu pasar keuangan global, menaikkan biaya bahan bakar, memicu kekhawatiran inflasi, dan menstabilkan aliansi Barat. Keputusan menunda serangan dapat mencegah gangguan lebih lanjut, namun ketegangan tetap berlanjut di wilayah tersebut.

Donald TrumpSerangan militer IranPembangkit listrikSelat HormuzTruth SocialPasokan listrik TelukInflasi

Komentar

Memuat komentar...