Unitree Jual Robot Humanoid Termurah lewat AliExpress
Gambar atau konten salah?
Unitree Robotics, perusahaan teknologi asal China, kini menjual robot humanoid termurahnya lewat platform AliExpress milik Alibaba Group Holding Ltd. Langkah ini menandai ekspansi internasional Unitree di tengah persaingan ketat, termasuk pemain besar seperti Tesla Inc. milik Elon Musk.
Kerja sama yang semakin erat antara Unitree dan Alibaba dimulai menjelang penawaran umum perdana (IPO) senilai 4,2 miliar yuan atau US$ 615 juta di Star Market Shanghai, bursa saham yang mirip dengan Nasdaq versi Negeri Tirai Bambu.
Perusahaan menawarkan robot humanoid Model R1 seharga US$ 8.150 atau sekitar Rp 141,7 juta (asumsi kurs Rp 17.387/dolar AS). Selain itu, Unitree juga menyediakan versi lebih kecil dengan harga US$ 6.800 atau Rp 118,23 juta. Untuk opsi yang lebih terjangkau, R1 Air tersedia mulai US$ 4.900 atau Rp 85,19 juta, menandai standar baru dalam keterjangkauan robot semacam itu.
"Robot R1 akan dijual ke pasar termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang, Uni Emirat Arab (UEA), dan Singapura melalui AliExpress," kata juru bicara Unitree seperti dikutip dari The Business Times, Kamis (30/4/2026).
Harga robot sudah termasuk biaya impor, dan pengiriman ke AS akan dilakukan gratis. Langkah ini merupakan strategi agresif untuk memasuki pasar Negeri Paman Sam, bersaing dengan Tesla yang masih sibuk mengembangkan produk robot humanoid-nya, Optimus.
Teknologi robot ground sudah memasuki tahap komersialisasi nyata di tingkat global. Indonesia, dengan sektor industri besar di pertambangan, minyak dan gas, pertanian perkebunan, serta manufaktur, menjadi salah satu pasar potensial.
Unitree sebelumnya menjual robotnya ke luar negeri melalui platform online seperti JoyBuy milik JD.com dan Amazon.com. Didukung oleh sejumlah perusahaan besar seperti Shunwei Capital, Alibaba, dan Meituan, Unitree berhasil menjual sekitar 5.500 unit robot humanoid sepanjang 2025. Sebagian besar pembelian dikirim ke universitas dan laboratorium penelitian, meningkatkan permintaan baik di dalam maupun luar negeri dan mendorong lonjakan pendapatan perusahaan lebih dari 300% sepanjang 2025.
Berkat penjualan tersebut, produsen robot asal China ini berhasil menjadi pemimpin volume di pasar global tahun lalu, melampaui pesaingnya dari AS termasuk Tesla dan Figure AI.
Unitree Robotics kini menargetkan pasar global melalui harga yang kompetitif dan distribusi luas, menandai langkah penting dalam penyebaran teknologi robot humanoid yang semakin terjangkau.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
