Video Macan di Cangar Sebenarnya Diambil di Baluran 2024
Gambar atau konten salah?
Video yang menampilkan seekor macan di hutan Cangar menjadi viral beberapa waktu lalu, namun fakta menunjukkan penampakan itu tidak terjadi di sana. Seorang fotografer profesional, Rendra Kurnia, mengklarifikasi bahwa rekaman itu diambil di Taman Nasional Baluran, Situbondo, pada tahun 2024.
Rendra, yang dikenal sebagai fotografer satwa liar, menjelaskan bahwa ia sedang menyiapkan materi untuk film yang akan ditayangkan di Austria pada awal bulan Mei. Ia disewa untuk mengambil gambar natural di hutan Baluran. “Yang sebenarnya video itu tahun 2024 lalu di Baluran. Kebetulan saya di sebelah pengunjung yang bikin video ini,” ujarnya.
Menurut Rendra, ia menunggu beberapa hari di titik lokasi yang sering dilewati predator. Saat itu, ia sedang memotret video leopard yang filmnya sudah tayang di Austria. Ia bahkan hadir saat peluncuran film di Jerman beberapa pekan lalu. “Saat macan itu muncul, ada sejumlah pengunjung hutan Baluran yang berada di lokasi itu dan panik,” jelasnya.
Rendra berada di bawah jembatan dengan tenda kamuflase. Ia menegur guide yang membawa tamu, karena mereka ribut dan keluar dari mobil, menimbulkan risiko bagi satwa liar. “Jika satwa liar merasa terancam, tentu naluri alaminya adalah memburu dan itu berbahaya, harusnya Guide paham,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya pengetahuan dasar tentang perilaku di hutan bagi pengunjung. “Tidak lantas demi validasi membahayakan diri dengan mengutamakan mengambil video tapi mengabaikan faktor keamanan,” tambah Rendra.
Di pihak pengelola hutan, Ajat Sudrajat, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat di Unit Pelaksana Teknis Tahura Raden Soerjo, menegaskan bahwa video macan tersebut hanyalah kebohongan para pembuat konten yang ingin viral. “Kami belum ada info (soal unggahan tersebut) dan belum terverifikasi kebenarannya. Sebab, sekarang banyak sekali info‑info yang ingin viral dari semua pembuat konten,” kata Ajat.
Ajat menegaskan bahwa petugas Tahura Raden Soerjo belum pernah menemui macan di hutan Cangar. “Kami belum pernah menemukan,” pungkasnya.
Video singkat tersebut diunggah akun TikTok @Wong Mojokerto, yang menunjukkan satwa yang tampak seperti macan. Ia menyebut macan itu terlihat di area hutan Cangar, yang masuk dalam wilayah Taman Hutan Raya Raden Soerjo. “Lo iki lo, jare alas Cangar gak onok macan e. Iki macan ta koceng,” kata si perekam video.
Netizen banyak yang mempertanyakan apakah hewan tersebut benar macan atau tidak. Beberapa komentar menyebutkan bahwa lokasi video tidak berada di wilayah hutan Cangar. “Itu sejenis macan akar, harimau Jawa udah punah menurut data,” tulis akun @Con** di kolom komentar.
Dengan demikian, bukti yang ada menunjukkan bahwa penampakan macan tidak terjadi di hutan Cangar. Video tersebut diambil di hutan Baluran, dan pernyataan yang beredar tentang keberadaan macan di Cangar tidak dapat diverifikasi. Pengunjung hutan disarankan untuk selalu menghormati satwa liar dan menjaga jarak aman, serta menghindari perilaku yang dapat menimbulkan ketegangan bagi hewan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
