Video Motor Listrik ke SPPG: Klaim Tanpa Konfirmasi Resmi
Gambar atau konten salah?
Berita tentang pengiriman puluhan ribu sepeda motor ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat menjadi topik hangat di media sosial. Video yang beredar menampilkan motor-motor terbungkus plastik, lengkap dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam video tersebut, disebutkan sekitar 70 ribu unit sepeda motor akan didistribusikan ke seluruh SPPG.
Video tersebut menimbulkan spekulasi publik. Namun, ketika ditanyakan, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi menyatakan belum menerima informasi resmi tentang rencana distribusi tersebut. Pada konfirmasi tanggal 06 April 2024, Ramzi berkata, Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut, menegaskan bahwa ia belum bisa memastikan kebenaran video tersebut secara institusional.
Ramzi juga mengakui pernah melihat video tersebut di media sosial. Ia menambahkan, Kebetulan memang pernah liat di medsos ya terkait dengan adanya yang mengupload terkait motor listrik, dan menegaskan bahwa belum ada kejelasan mengenai distribusi maupun jumlah kendaraan yang akan diberikan kepada SPPG. “Tapi sampai sekarang saya pribadi belum mendapatkan informasi motor tersebut akan diserahkan ke siapa, dikirim ke mana dan jumlahnya berapa,” ujarnya.
Sementara itu, seorang Kepala SPPG di Kota Bandung yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengonfirmasi bahwa hingga hari ini belum ada kejelasan soal pengiriman motor. Ia mengatakan, “Untuk kabarnya masih simpang siur ya karena di Kota Bandung saya kurang tahu dapur mana saja yang sudah dapat. Tapi kalau di luar Bandung kaya Jakarta infonya sudah ada beberapa yang dikirim.”
Menurut Kepala SPPG tersebut, informasi tentang pengiriman motor sudah beredar di kalangan pengelola sebelum viral di media sosial. Namun, ia menegaskan bahwa belum ada instruksi resmi dari BGN. “Belum ada informasi baik itu surat edaran atau yang lain, cuma sekedar informasi dari WA, dari grup SPPG,” ujarnya.
Motor-motor tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk operasional kepala SPPG. Ia menjelaskan bahwa setiap SPPG mendapat satu unit motor. “Itu kalau tidak salah untuk operasional kepala SPPG, membantu mobilisasi kepala SPPG. Satu SPPG infonya satu motor, hanya untuk kepala SPPG saja informasinya,” pungkasnya.
Berita ini menunjukkan bahwa meskipun ada klaim tentang distribusi sepeda motor besar-besaran, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Informasi yang beredar masih bersifat tidak terverifikasi, sehingga masih menimbulkan ketidakpastian bagi pihak SPPG dan masyarakat. Sementara itu, pihak terkait masih menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai rencana distribusi, tujuan penggunaan motor, dan mekanisme pengiriman yang akan diimplementasikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Beasiswa Garuda Gelombang II Terbuka Hingga 25 Juni 2026
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Perpres No.27 2026: Potongan Ojek Online 8% Belum Berlaku
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
