WhatsApp Tambah Username, Status, Tema Baru, AI Tools
Gambar atau konten salah?
Tahun ini, WhatsApp memiliki rencana besar untuk menjadi platform media sosial lengkap. Menurut laporan media, pembaruan ini bertujuan memperbaiki cara orang berinteraksi, tidak hanya lewat obrolan, tapi juga berbagi foto, video, dan konten lain secara lebih aktif. Dengan menambahkan fitur-fitur baru, WhatsApp ingin membawa lebih banyak interaksi sosial ke dalam aplikasi.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah username. WhatsApp akan memfasilitasi komunikasi antar pengguna tanpa harus menukar nomor telepon, mirip cara kerja Instagram. Pengguna bisa mengidentifikasi teman mereka melalui nama pengguna, bukan nomor telepon, sehingga lebih aman. Harapannya, hal ini akan meningkatkan privasi dan memudahkan terhubung dengan orang baru.
Fitur status juga akan ditingkatkan. Pengguna kemungkinan besar dapat menambahkan musik, menyukai status, dan memakai opsi interaktif seperti 'Tambahkan Milik Anda', membuatnya lebih mirip aplikasi media sosial lain. Musik yang dapat ditambahkan ke status akan dipilih dari perpustakaan musik yang sudah ada, memberi variasi bagi pengguna.
Bagian 'Tentang' diprediksi akan berubah. Pengguna dapat memposting pembaruan singkat yang hilang setelah 24 jam. Pembaruan singkat ini akan muncul di bagian status pengguna dan akan hilang otomatis setelah 24 jam, mirip dengan fitur cerita di platform lain.
Fitur lain yang direncanakan meliputi tema obrolan baru, saran stiker yang lebih baik, langganan saluran, dan AI tools untuk membantu menulis pesan atau mengedit gambar. Tema obrolan baru akan memungkinkan pengguna menyesuaikan tampilan chat mereka, sementara saran stiker yang lebih baik akan memudahkan pencarian stiker yang relevan.
Perubahan ini merupakan bagian dari upaya Meta Platforms, pemilik WhatsApp, untuk membuat aplikasi lebih modern dan menarik. Namun, beberapa pengguna khawatir aplikasi akan menjadi kurang sederhana dibandingkan sekarang. Pengguna yang khawatir tentang kompleksitas dapat menyesuaikan pengaturan agar tetap sederhana. Kita lihat saja nanti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BAKTI Perluas Internet 3T lewat Satelit Satria-1 Indonesia
XLSmart Bravo 500 Summit 2026: 2.000 Peserta Fokus Solusi Digital
Artemis III: NASA, SpaceX, ESA Persiapkan Pendaratan
Dua Pengembang Indonesia Berkeliling Apple Park di WWDC 2026
BAKTI Tingkatkan Kecepatan Internet 3T ke 6-8 Mbps Kualitas
BRIN Tegaskan Sesar Gempa Jawa Butuh Pemetaan Rinci
Berita Terbaru
Pertamax Naik Rp16.250: Dampak Transportasi Belum Tertentu
USK Perpanjang Pendaftaran SMMPTN 12 Juni 2026 Wilayah Barat
PT AHI Tetapkan Dividen Tertinggi 32,01 per Saham di Jakarta
Wali Kota Solo Tegas Netral, Koordinasi Keamanan Kirab 1 Suro
Bima Sakti Perpanjang Kontrak Persela Lamongan 2026/2027
Jamie Tan MasterChef: Roti Canai Metode Kontroversial
