Xiaomi Siap Perkenalkan Fitur Layar Privasi di HyperOS 4
Gambar atau konten salah?
Samsung Galaxy S26 Ultra memperkenalkan Privacy Display, sebuah fitur yang dirancang untuk mencegah orang lain melihat isi layar. Fitur ini menyesuaikan sudut pandang layar sehingga hanya area tertentu yang dapat dilihat.
Sejak peluncuran, vendor ponsel lain mulai meniru konsep ini. Xiaomi dikabarkan sedang mengerjakan fitur serupa, menurut laporan tipster Yogesh Brar. Fitur tersebut dijanjikan akan debut sebagai bagian dari update HyperOS 4 yang akan dirilis tahun ini.
Informasi bocoran tidak mengungkap banyak detail tentang bagaimana Xiaomi akan mengimplementasikannya. Jika benar fitur ini muncul di HyperOS 4, kemungkinan besar solusi yang dikembangkan bersifat software, berbeda dengan pendekatan hardware yang dipakai Samsung.
Namun, ada spekulasi bahwa Xiaomi juga sedang menyiapkan perangkat dengan hardware yang mendukung layar privasi, dan HyperOS 4 hanya akan mengaktifkan fitur tersebut ketika perangkat tersebut tersedia.
Fitur Privacy Display pertama kali dilaporkan muncul di software Samsung sebelum ada versi fisik. Sehingga, fitur yang dikembangkan Xiaomi cenderung mengarah ke solusi berbasis software.
Dalam sejarah, ponsel Android BlackBerry pernah menampilkan fitur Privacy Shade, yang dapat menghitamkan seluruh layar kecuali area kecil yang dapat disentuh. Seperti yang dikutip dari Android Authority, Minggu (31 Mei 2026).
Galaxy S26 Ultra menggunakan display Samsung dengan teknologi Flex Magic Pixel. Teknologi ini memungkinkan pixel di layar bergerak secara fisik, sehingga bisa menyempitkan sudut pandang layar. Pengguna dapat memilih mempersempit sudut pandang di seluruh layar atau hanya bagian tertentu. Pendekatan ini tidak dapat diwujudkan hanya dengan software.
Di sisi lain, teknologi baru ini membuat display Galaxy S26 Ultra terlihat lebih redup dibandingkan layar Galaxy S25 Ultra. Solusi berbasis software mungkin kurang ambisius, namun secara teori tidak perlu mengorbankan tingkat kecerahan layar.
Keuntungan lain dari pendekatan berbasis software adalah Xiaomi dapat membawa fitur ini ke lebih banyak perangkat lawas melalui update sistem operasi. Artinya, pengguna ponsel Xiaomi lama tidak perlu upgrade ke perangkat terbaru untuk mencoba fitur ini.
Secara keseluruhan, Xiaomi tampaknya akan meniru pendekatan Samsung dengan menyesuaikan solusi berbasis software, sambil mempertimbangkan kemungkinan dukungan hardware di masa depan. Fitur ini menambah opsi privasi bagi pengguna, meski belum ada detail lengkap tentang implementasinya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
