Zhazha Beraksi Tanggapi Kontroversi Rok Pendek Reaksi

Dian P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Zhazha Beraksi Tanggapi Kontroversi Rok Pendek Reaksi

Gambar atau konten salah?

Zhazha, host turnamen game, menjadi sorotan setelah kritik memuji penampilannya yang memakai rok pendek saat siaran langsung kompetisi Naraka: Bladepoint Pro League (NBPL) Spring 2026. Penampilan ini memicu perdebatan di media sosial. Beberapa penonton menilai pakaian terlalu terbuka dan tidak sesuai dengan acara esports, sementara yang lain menganggap kritik tersebut berlebihan.

Di antara komentar tajam, muncul tuduhan bahwa Zhazha sengaja berpakaian seperti itu untuk menarik perhatian. Ada pula yang mengaitkan penampilannya dengan standar industri hiburan yang dianggap mengeksploitasi perempuan. Isu ini meluas ke topik male gaze, standar ganda antara host pria dan wanita, serta profesionalisme di dunia esports.

Menanggapi hujatan tersebut, Zhazha mengangkat bicara lewat media sosial. Ia menegaskan bahwa outfit yang dikenakannya adalah pilihan pribadi, bukan arahan dari penyelenggara. Menurutnya, pakaian tersebut dipilih karena terlihat lebih baik di kamera dan sesuai dengan gaya yang diinginkan.

Namun yang paling mengejutkan adalah respons Zhazha di siaran berikutnya. Alih‑alih tampil serupa, ia muncul dengan penampilan ekstrem: mengenakan outfit serba hitam yang menutup seluruh tubuh, lengkap dengan cat hitam di wajah dan bagian tubuh yang terlihat. Tidak ada satu pun bagian kulit yang terbuka. Penampilan ini disebut Zhazha sebagai bentuk sindiran atau satire terhadap komentar-komentar yang menyerangnya. Ia seolah “mengabulkan” keinginan netizen dengan cara paling ekstrem. Aksi ini langsung viral dan memancing reaksi luas dari warganet.

Banyak yang memuji langkah Zhazha sebagai respons cerdas dan berani. Mereka menilai ia berhasil mengendalikan narasi tanpa harus terlibat perdebatan panjang. Dukungan pun mengalir, terutama dari mereka yang melihat isu ini sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dan hak individu dalam berpakaian.

Di sisi lain, kritik juga muncul. Sejumlah netizen internasional menyoroti penggunaan cat hitam di wajah yang dianggap sensitif dan berpotensi menyinggung dalam konteks budaya tertentu, demikian dilansir dari Boredpanda.

Foto: Boredpanda

Foto: Boredpanda

Kontroversi ini menyoroti bagaimana penampilan host dalam esports dapat memicu perdebatan tentang norma berpakaian dan gender. Respons Zhazha menambah kompleksitas diskusi, menampilkan dinamika antara kebebasan berekspresi dan persepsi publik. Peristiwa ini mengingatkan bahwa dunia esports, meski berkembang pesat, masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kreativitas individu dengan ekspektasi sosial.

ZhazhaEsportsKontroversi pakaianMale gazeStandar gandaKebebasan berekspresiNBPL Spring 2026

Komentar

Memuat komentar...