Cuaca Panas Mulai Terasa, Hujan di Sumsel Belum Berlalu
Gambar atau konten salah?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih berpeluang mengalami hujan dalam beberapa hari ke depan. Meskipun cuaca panas sudah mulai terasa di sejumlah daerah, hujan belum sepenuhnya pergi.
Sinta Andayani, Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, mengungkapkan hasil pengamatan BMKG. Suhu udara maksimum pada siang hari tercatat mencapai 33,3 derajat Celsius. Menurut Sinta, angka ini masih tergolong normal untuk periode menjelang musim kemarau. Namun, suhu di setiap wilayah bisa berbeda-beda. "Suhu tersebut dinilai masih tergolong normal pada periode menuju musim kemarau. Namun suhu udara di setiap daerah berbeda karena dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya lingkungan sekitar," jelasnya pada Sabtu, 04 Juli 2026.
Meski suhu meningkat, peluang hujan di Sumsel belum hilang sama sekali. Hujan masih mungkin turun, tapi dengan intensitas ringan hingga sedang. Durasi hujan juga singkat dan tidak merata. "Kondisi hujan yang turun secara tidak merata menyebabkan suhu udara di setiap daerah bisa berbeda. Wilayah yang tidak diguyur hujan cenderung akan terasa lebih panas dibandingkan daerah yang masih mengalami hujan," ujar Sinta.
Sinta menambahkan, peningkatan suhu diperkirakan akan berlangsung terus hingga musim kemarau berakhir. Setelah itu, baru akan masuk masa peralihan menuju musim hujan. Fenomena ini dianggap normal. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. "Masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari serta tetap mewaspadai potensi hujan yang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Sumsel dalam beberapa hari mendatang," ungkapnya.
Secara umum, cuaca panas yang mulai dirasakan warga Sumsel saat ini masih dalam batas wajar. Hujan ringan hingga sedang masih bisa terjadi secara sporadis, sehingga masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
