Koordinasi Banom NU dan Polri Siap Awasi Munas‑Konbes 2026
Gambar atau konten salah?
Badan Otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) telah dikerahkan untuk mengawal keamanan pelaksanaan Munas-Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Pengamanan dilakukan secara terpadu, mengikutsertakan Gerakan Pemuda Ansor, Banser, Pagar Nusa, CBP IPNU, KPP IPPNU, Garda Fatayat NU, dan santri internal Ponpes Al-Falah. Sistem keamanan juga disinergikan dengan aparat TNI dan Polri.
Wakil Koordinator Seksi Keamanan Munas-Konbes NU 2026 sekaligus Ketua Umum PP Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen, menegaskan bahwa seluruh personel akan bergerak dalam satu komando. Tujuannya memastikan agenda strategis NU berjalan aman dan kondusif. Menurut Nabil, pengamanan yang disiapkan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan semangat khidmah dan pelayanan kepada para ulama serta warga Nahdliyin yang hadir.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban selama forum berlangsung serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia, termasuk penggunaan kartu identitas dan pengaturan akses di area kegiatan. “Seluruh banom NU dan unsur pengamanan akan bergerak dalam satu sistem koordinasi. Tujuannya memastikan Munas-Konbes berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para kiai, peserta, serta tamu undangan,” kata Nabil Haroen.
“Kami optimistis dengan sinergi seluruh elemen NU, dukungan aparat keamanan, dan doa para masyayikh, Munas-Konbes NU 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi, umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Dengan koordinasi yang kuat antara unsur NU dan aparat keamanan, pelaksanaan Munas-Konbes NU 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan memberikan hasil keputusan yang bermanfaat bagi semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
