192 Siswa Sekolah Rakyat Kediri Mulai MPLS 14 Juli
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kota Kediri memastikan Sekolah Rakyat (SR) setempat siap memulai kegiatan belajar. Sebanyak 192 siswa akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026. Saat ini, progres pembangunan kompleks sekolah telah mencapai 92 persen.
Pembangunan yang belum rampung tidak akan menghalangi operasional sekolah. Sisa pekerjaan hanya berada di area belakang kompleks dan ditargetkan selesai pada 31 Juli 2026. Area tersebut akan dipisahkan dengan pagar pembatas.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kota Kediri, Widyapurna Nur Huda, mengatakan ruang belajar dan asrama yang akan digunakan siswa sudah siap ditempati. "Progress pembangunan sudah 92 persen. Yang belum selesai hanya bagian belakang, sehingga operasional sekolah tetap bisa dimulai sesuai jadwal. Area pembangunan juga akan dipisahkan dengan pagar pembatas agar tidak mengganggu kegiatan siswa," kata Nur Huda pada Jumat, 10 Juli 2026.
Asrama untuk jenjang SD yang berada di bagian belakang memang masih dalam tahap penyelesaian. Namun, kondisi itu tidak mengganggu. Kapasitas asrama yang telah selesai dibangun masih mampu menampung seluruh siswa angkatan pertama. "Asrama yang sudah selesai akan digunakan terlebih dahulu. Penempatan siswa akan dipusatkan di beberapa asrama yang sudah siap sehingga proses pembangunan di bagian belakang tidak mengganggu aktivitas mereka," ujarnya.
Kebutuhan penunjang siswa juga terus dilengkapi. Tempat tidur, meja, dan kursi telah tersedia. Sementara bantal, guling, selimut, seragam, hingga perlengkapan pribadi masih dalam proses pengadaan oleh Kementerian Sosial. Barang-barang itu dijadwalkan diterima siswa saat mulai masuk asrama. "InsyaAllah seluruh perlengkapan siswa akan dibagikan saat mereka masuk. Dari pihak Kemensos juga sudah menyatakan siap memenuhi kebutuhan tersebut sebelum kegiatan dimulai," ungkapnya.
Sebanyak 192 siswa dipastikan menjadi peserta didik angkatan pertama Sekolah Rakyat Kota Kediri. Seluruhnya telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Rinciannya, 25 siswa untuk jenjang SD, 83 siswa SMP, dan 84 siswa SMA. "Untuk sementara peserta didik berjumlah 192 siswa dan seluruh administrasinya sudah lengkap, SD ada 25 siswa, SMP 83 siswa, SMA ada 84 siswa," pungkas Nur Huda.
Sekolah Rakyat adalah program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain pembelajaran formal, para siswa juga tinggal di asrama. Dengan begitu, seluruh kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari mereka terpenuhi selama mengikuti proses belajar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Satpol PP Dihukum Berat Gara-gara Mabuk Saat Jaga
Spanyol vs Belgia Perebutkan Tiket Semifinal Piala Dunia
Bonek Madiun Sambut Jenazah Andie Peci
Cek Pajak Kendaraan Jatim via HP, Begini Caranya
Spanyol vs Belgia: Ujian Ketat di Perempat Final
Api Hutan di Ponorogo Hanguskan 3 Hektare, Warga Buat Jalur Pemutus
Berita Terbaru
192 Siswa Sekolah Rakyat Kediri Mulai MPLS 14 Juli
Balongsong: Rumah Arwah Sementara Orang Minahasa
Prancis Kalahkan Maroko 2-0, Mbappe Cedera
Komdigi: Pita 7 GHz Jadi Kandidat 6G, tapi Ada Dilema
BPBD Bengkulu Waspadai Longsor dan Karhutla Saat Kemarau
Kebakaran Hanguskan Dua Kelas di Semarang
Satpol PP Dihukum Berat Gara-gara Mabuk Saat Jaga
Ditjen Gakkum Cari Pemilik Sah Kapal KM JOI I
Prabowo Lanjutkan MBG, Minta Warga Awasi via TikTok