30 Orang Terjebak Bianglala Berhenti Mendadak

Rini S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
30 Orang Terjebak Bianglala Berhenti Mendadak

Gambar atau konten salah?

Sebuah wahana bianglala di Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang tiba-tiba berhenti berputar saat sedang beroperasi. Kejadian ini terjadi pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, sekitar pukul 21.45 WIB.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian. Polisi juga telah meminta keterangan dari para pekerja dan pengelola pasar malam tersebut. "Sudah kita interogasi kemarin di lapangan," kata Ras Maju saat dikonfirmasi pada Senin, 13 Juli 2026.

Menurut Ras Maju, dugaan sementara penyebab bianglala berhenti adalah jumlah pengunjung yang terlalu banyak. Akibatnya, mesin tidak sanggup memutar wahana tersebut. "Dari keterangan karyawannya saat kita cek TKP, karena pengunjung itu muatannya terlalu banyak, sehingga mesinnya tidak sanggup memutar, hingga mati mesinnya," ujarnya.

Setelah kejadian itu, pengelola langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengevakuasi para pengunjung yang terjebak. Komandan Team Rescue C Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Deli Serdang, Sudarso Roy Simatupang, mengatakan sebanyak 30 orang terjebak di dalam wahana tersebut.

"Disdamkarmat menerima laporan wahana bianglala mendadak berhenti dan langsung bergerak menuju lokasi," ujar Roy melalui keterangan tertulis pada Minggu, 12 Juli 2026.

Korban yang terjebak terdiri dari 14 orang anak-anak dan 16 orang dewasa. Selain itu, ada dua orang korban luka dari pihak pengelola. Dalam keterangan yang sama, disebutkan bahwa penyebab berhentinya bianglala adalah korsleting listrik. "Terjadi korsleting listrik sehingga wahana berhenti. Saat menerima laporan kami berkoordinasi dengan pelapor dan unsur lainnya untuk segera menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi non-kebakaran," ungkap Roy.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa ada dua versi penyebab yang berbeda dari pihak kepolisian dan pemadam kebakaran. Polisi menduga kelebihan muatan penumpang, sementara pemadam kebakaran menyebut korsleting listrik sebagai penyebabnya. Kedua pihak sama-sama melakukan penyelidikan dan evakuasi di lokasi kejadian.

bianglala berhentikorsleting listrikkelebihan muatanevakuasipengunjung terjebakpenyelidikan

Komentar

Memuat komentar...