Taput Bangun Mal Pelayanan Publik Rp7,2 Miliar Tahun Ini
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berencana membangun Mal Pelayanan Publik pada tahun ini. Proyek ini sudah masuk dalam sistem pengadaan pemerintah pusat. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 7,2 miliar.
Informasi ini tercantum dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan LKPP. Kode rancangan umum pengadaan untuk paket ini adalah 66901820. Nama paketnya tertulis sebagai "Pembangunan Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Tapanuli Utara (konstruksi)". Data tersebut terlihat pada Senin, 13 Juli 2026.
Proyek ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perhubungan Tapanuli Utara. Sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Taput tahun 2026. Total pagu anggaran yang dialokasikan adalah Rp 7.200.000.000.
Metode pemilihan untuk paket pekerjaan ini adalah melalui tender. Jadwal pelaksanaan kontrak direncanakan berlangsung dari Juni hingga Desember 2026. Artinya, pembangunan fisik diperkirakan memakan waktu sekitar tujuh bulan.
Mal Pelayanan Publik sendiri merupakan tempat terpadu bagi warga untuk mengurus berbagai dokumen dan perizinan. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Tapanuli Utara tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk mengurus keperluan administrasi. Semua layanan pemerintah daerah bisa didapatkan dalam satu lokasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SIM Keliling Medan: 5 Lokasi Perpanjang SIM Pekan Ini
MBG Kembali Dibagikan ke Siswa 13 Juli
Solar Langka, Waktu Tempuh Bus Medan-Jakarta Membengkak
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Jalan Menuju Bukit Lawang Rusak, Wisatawan Waswas
Jalan Menuju Bukit Lawang Rusak Parah, Pengendara Mengeluh
Berita Terbaru
SD Boyolali Hanya Punya Satu Murid Baru
SDN Sukorejo 3 Blitar hanya terima 5 siswa baru
Rajoy Sebut Timnas Prancis Tanpa Pemain Asli
Klaim Allianz Rp 500 Juta Tak Cair, Pasien Kanker Meninggal
Kepala Sekolah Bela Siswi yang Fotonya Dikritik
Semburan Air dan Lumpur Muncul di Mamuju Tengah
Banjir Hantui Sekolah, Hanya 22 Siswa Baru Daftar
Tiga Murid Baru, SD Semarang Tetap Gelar MPLS Meriah