38 Cacing Pita Bersarang di Otak Wanita Inggris
Gambar atau konten salah?
Seorang perempuan asal Inggris, Lowri Denman (42), mengalami kondisi medis yang sangat langka dan mengerikan. Ia didiagnosis menderita neurocysticercosis, yaitu infeksi otak yang disebabkan oleh larva cacing pita babi Taenia solium. Yang lebih mengejutkan, ditemukan sebanyak 38 parasit yang bersarang di dalam otaknya.
Semua bermula ketika Lowri menemukan sesuatu yang aneh saat buang air besar. Seekor cacing pita sepanjang satu meter keluar dari tubuhnya. "Bentuknya benar-benar menjijikkan, seperti selotip dengan tonjolan-tonjolan kecil," kenang wanita yang berasal dari Carmarthen, Inggris, seperti dikutip dari BBC.
Meskipun cacing pita itu sudah keluar, masalah sesungguhnya baru dimulai sekitar satu tahun kemudian. Lowri mulai merasakan sakit kepala yang sangat hebat. Tak lama setelah itu, ia mengalami kejang mendadak yang memaksanya dilarikan ke rumah sakit.
Hasil pemindaian CT scan dan MRI mengungkapkan fakta yang mengejutkan para dokter. Ada 38 parasit yang bersarang di dalam otaknya. Dokter spesialis penyakit menular, Dr Brendan Healy, menduga Lowri tanpa sengaja mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi telur cacing pita mikroskopis saat berlibur ke India.
Kondisi Lowri sempat memburuk secara drastis. Pembengkakan otak di sekitar parasit menyebabkan efek yang luar biasa. Ia mengalami penurunan kesehatan mental yang parah. "Paranoia dan psikosis mulai muncul. Ada kecemasan parah dan serangan panik," cerita Lowri. Bahkan, ia sempat berperilaku regresif seperti anak kecil akibat gangguan saraf tersebut.
Kasus seperti ini tergolong sangat langka di negara maju seperti Inggris. Setelah menjalani perawatan panjang dengan obat antiparasit dan steroid, puluhan cacing di otak Lowri kini sudah mati dan mengeras atau mengapur. Meskipun tidak menjalani operasi pengangkatan dan harus minum obat epilepsi seumur hidup, kondisi Lowri saat ini sudah pulih total. Ia sudah bebas kejang sejak tahun 2017.
Melalui pengalaman pahitnya, Lowri kini aktif mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan makanan, terutama saat bepergian. Ia berharap kisahnya bisa menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak menimpa orang lain. Infeksi neurocysticercosis memang jarang terjadi di negara-negara maju, tetapi risikonya tetap ada, terutama bagi mereka yang bepergian ke daerah dengan sanitasi yang kurang baik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wabah Salmonella di 13 Negara Eropa, 106 Orang Terinfeksi
Wabah Salmonella Stanley dari Mi Instan, 106 Orang Terinfeksi
Penyakit Gusi Parah Terkait Penurunan Fungsi Ginjal
Tantangan Mata: Cari Angka Tersembunyi di Gambar
Transplantasi Ginjal Robotik Pertama di Indonesia Berhasil
Mi instan diduga picu wabah salmonella di 14 negara Eropa
Berita Terbaru
38 Cacing Pita Bersarang di Otak Wanita Inggris
5 Ketoprak Legendaris Jakarta, dari Rp12.000
Ronaldo Menangis, Portugal Tersingkir oleh Spanyol
Registrasi Biometrik Wajah, Permintaan Verifikasi SIM Anjlok ke 6.000/Hari
Menkeu Andalkan Coretax dan PHK Pegawai Pajak
Konflik Rumah Tiga Generasi, Mediasi Berujung Emosi
Harga CRF250 Rally Tembus Rp 99,3 Juta per Juli 2026