4 Juli 2026 Masehi Bertepatan dengan 19 Muharram 1448 H
Gambar atau konten salah?
Umat Islam menggunakan sistem penanggalan Hijriah untuk menentukan waktu ibadah dan hari-hari penting. Lalu, tanggal 4 Juli 2026 dalam kalender Masehi bertepatan dengan tanggal berapa dalam kalender Hijriah?
Perlu diketahui, metode perhitungan antara kalender Hijriah dan Masehi memang berbeda. Kalender Hijriah didasarkan pada pergerakan Bulan mengelilingi Bumi. Sementara itu, kalender Masehi mengacu pada pergerakan Bumi mengelilingi Matahari.
Karena perbedaan acuan ini, kita perlu melakukan konversi untuk mengetahui tanggal Hijriah yang sesuai dengan tanggal Masehi hari ini. Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah merilis konversi penanggalan Hijriah 1448 H dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026.
Berdasarkan kalender tersebut, hari Sabtu, 4 Juli 2026 bertepatan dengan 19 Muharram 1448 H.
Bulan Juli 2026 mencakup dua bulan dalam kalender Hijriah, yaitu Muharram dan Safar. Berikut rincian penanggalan Hijriah sepanjang bulan Juli 2026:
- 1 Juli 2026 = 16 Muharram 1448
- 2 Juli 2026 = 17 Muharram 1448
- 3 Juli 2026 = 18 Muharram 1448
- 4 Juli 2026 = 19 Muharram 1448
- 5 Juli 2026 = 20 Muharram 1448
- 6 Juli 2026 = 21 Muharram 1448
- 7 Juli 2026 = 22 Muharram 1448
- 8 Juli 2026 = 23 Muharram 1448
- 9 Juli 2026 = 24 Muharram 1448
- 10 Juli 2026 = 25 Muharram 1448
- 11 Juli 2026 = 26 Muharram 1448
- 12 Juli 2026 = 27 Muharram 1448
- 13 Juli 2026 = 28 Muharram 1448
- 14 Juli 2026 = 29 Muharram 1448
- 15 Juli 2026 = 30 Muharram 1448
- 16 Juli 2026 = 1 Safar 1448
- 17 Juli 2026 = 2 Safar 1448
- 18 Juli 2026 = 3 Safar 1448
- 19 Juli 2026 = 4 Safar 1448
- 20 Juli 2026 = 5 Safar 1448
- 21 Juli 2026 = 6 Safar 1448
- 22 Juli 2026 = 7 Safar 1448
- 23 Juli 2026 = 8 Safar 1448
- 24 Juli 2026 = 9 Safar 1448
- 25 Juli 2026 = 10 Safar 1448
- 26 Juli 2026 = 11 Safar 1448
- 27 Juli 2026 = 12 Safar 1448
- 28 Juli 2026 = 13 Safar 1448
- 29 Juli 2026 = 14 Safar 1448
- 30 Juli 2026 = 15 Safar 1448
- 31 Juli 2026 = 16 Safar 1448
Mengapa perhitungan Hijriah dan Masehi berbeda?
Kalender Masehi termasuk kategori kalender solar karena mendasarkan perhitungan pada peredaran Bumi mengitari Matahari. Sebaliknya, kalender Hijriah termasuk kalender lunar karena mengacu pada peredaran Bulan mengitari Bumi. Perbedaan acuan ini menyebabkan jumlah hari dalam setahun pada kedua kalender tidak sama.
Menurut ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh, kalender Masehi menentukan panjang satu tahun berdasarkan siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Setahun dibagi menjadi 12 bulan. Bulan Januari memiliki 31 hari, Februari 28 atau 29 hari, Maret 31 hari, April 30 hari, Mei 31 hari, Juni 30 hari, Juli 31 hari, Agustus 31 hari, September 30 hari, Oktober 31 hari, November 30 hari, dan Desember 31 hari.
Khusus untuk Februari, pada tahun basithah (tahun biasa) umur bulan tersebut 28 hari. Sementara pada tahun kabisat (tahun loncat), Februari berumur 29 hari. Dalam kalender Masehi Gregori, setiap 4 tahun sekali ada tahun kabisat. Namun, tahun abad (ratusan atau ribuan) baru dianggap tahun kabisat jika habis dibagi 400.
Sementara pada kalender Hijriah, panjang satu tahun didasarkan pada 12 kali siklus sinodis bulan, yaitu 12 kali fase bulan yang sama atau hilal. Siklus sinodis Bulan bervariasi dengan rata-rata 29,53 hari. Akibatnya, umur bulan dalam satu bulan Hijriah terkadang 29 hari, terkadang 30 hari. Tidak tentu, tergantung apakah pada tanggal 29 hilal terlihat atau tidak.
Karena itu, dalam setahun kalender Hijriah, jumlah hari terkadang 354 hari dan terkadang 355 hari.
Demikian informasi konversi tanggal Hijriah hari ini, Sabtu, 4 Juli 2026 yang bertepatan dengan 19 Muharram 1448 H. Perbedaan sistem perhitungan antara kalender Masehi dan Hijriah inilah yang menyebabkan tanggal Masehi dan Hijriah tidak pernah tetap sama dari tahun ke tahun, sehingga konversi seperti ini diperlukan untuk mengetahui hari-hari penting keagamaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Puasa Asyura 2026: Bolehkah Hanya Satu Hari? Ini Hukum dan Tanggalnya
Warga Palopo Bentrok dengan Pelangsir di Depan SPBU
GPIM Deklarasi, Luncurkan Tiga Program Nyata
Selasa 23 Juni 2026: Renungkan Penderitaan Yesus lewat Doa Rosario
Pria di Luwu Timur Bakar Rumah Mertua Karena Frustrasi
Dua Aparat Gugur Selamatkan Siswi Tenggelam di Tual
Berita Terbaru
4 Juli 2026 Masehi Bertepatan dengan 19 Muharram 1448 H
Messi dan Yerba Mate, Tradisi Minum yang Penuh Cerita
Australia Kandas dari Mesir, Asia Tamat di Piala Dunia
BMKG: Way Kanan Satu-satunya Wilayah Lampung Diguyur Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Bali 4 Juli: Cerah, Bangli Berawan, Suhu 15-31°C
Argentina Waspadai Cape Verde di Babak 32 Besar
Scaloni Peringatkan Argentina Jangan Jemawa