Australia Kandas dari Mesir, Asia Tamat di Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Australia menjadi tim Asia terakhir yang tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kekalahan mereka dari Mesir di babak 32 besar memastikan tidak ada lagi wakil Asia yang tersisa di turnamen ini. Pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium pada Sabtu, 04 Juni 2026 itu berakhir dramatis.
Skor imbang 1-1 setelah waktu normal memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti. Mesir unggul lebih dulu melalui gol Emam Ashour di babak pertama. Australia baru bisa menyamakan kedudukan setelah jeda lewat gol bunuh diri Mohamed Hany.
Babak adu penalti menjadi mimpi buruk bagi Australia. Dua penendang mereka, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal mencetak gol. Di sisi lain, keempat eksekutor Mesir sukses menaklukkan kiper Mathew Ryan. Hasil akhir 4-2 untuk Mesir membuat Australia harus pulang lebih awal.
Meskipun secara geografis berada di Oseania, Australia menjadi wakil Asia karena sudah bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sejak tahun 2006. Mereka menyusul Jepang yang juga tersingkir di babak yang sama. Jepang kalah 1-2 dari Brasil di Houston Stadium pada 30 Juni 2026.
Australia dan Jepang adalah dua tim Asia yang berhasil melaju ke fase gugur. Tujuh wakil Asia lainnya sudah terhenti di babak grup. Mereka adalah Korea Selatan, Qatar, Iran, Arab Saudi, Irak, Yordania, dan Uzbekistan.
Nasib paling buruk dialami Qatar, Arab Saudi, Irak, Yordania, dan Uzbekistan. Kelima tim ini menjadi juru kunci grup masing-masing. Irak, Yordania, dan Uzbekistan bahkan tidak meraih satu pun kemenangan. Qatar dan Arab Saudi hanya mengumpulkan satu poin.
Korea Selatan dan Iran finis di peringkat ketiga Grup A dan Grup G dengan tiga poin. Keduanya tersingkir karena tidak masuk dalam delapan tim peringkat ketiga terbaik yang lolos ke babak 32 besar.
Dari 12 tim Asia yang lolos ke Piala Dunia 2026, hanya dua yang berhasil melewati fase grup. Ini menunjukkan masih ada jarak antara sepak bola Asia dengan negara-negara elite dunia. Meski begitu, pencapaian Jepang dan Australia tetap patut dihargai di tengah persaingan yang semakin ketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Australia Kandas dari Mesir, Asia Tamat di Piala Dunia
BMKG: Way Kanan Satu-satunya Wilayah Lampung Diguyur Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Bali 4 Juli: Cerah, Bangli Berawan, Suhu 15-31°C
Argentina Waspadai Cape Verde di Babak 32 Besar
Scaloni Peringatkan Argentina Jangan Jemawa
Postecoglou Resmi Latih Al Nassr Gantikan Jorge Jesus
Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
Feng Shui 4 Juli 2026: Ramalan Elemen Api dan Panduan Hari