GPIM Deklarasi, Luncurkan Tiga Program Nyata

Eko P. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
GPIM Deklarasi, Luncurkan Tiga Program Nyata

Gambar atau konten salah?

Sebuah organisasi bernama Gerakan Prabowo Indonesia Maju (GPIM) baru saja mengumumkan deklarasi resminya di tingkat nasional. Acara yang berlangsung di Cibubur pada Sabtu, 20 Juni 2026 ini bukan sekadar seremoni. Ketua Umum GPIM, Abi Aries Faturrahman, menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi titik awal komitmen organisasi untuk benar-benar terjun ke masyarakat.

"Deklarasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal komitmen kita untuk hadir di tengah masyarakat dengan program-program yang nyata, bermanfaat, dan menyentuh kebutuhan rakyat," kata Abi dalam acara tersebut.

GPIM memperkenalkan tiga program utama yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Program pertama adalah Makan Bowo Gratis (MBG), yang fokus pada penyediaan makanan bergizi. Program kedua bernama Kumpulkan Sampah Jadi Cuan (KUSAJI CUAN), sebuah inisiatif yang mendorong warga untuk mengelola sampah menjadi sumber pendapatan. Program ketiga adalah Konsultan, singkatan dari Komunikasikan, Kesehatan, dan Cinta, yang bergerak di bidang pendampingan kesehatan mental.

Program KUSAJI CUAN lahir langsung dari gagasan Ketua Umum GPIM. Abi menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu masyarakat melihat sampah bukan sebagai masalah, melainkan sebagai peluang ekonomi. Ia menekankan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan nyata GPIM terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mengatasi persoalan sampah nasional.

"Ya sekarang kami hadir membantu dengan tulus Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam persoalan sampah. Kami dari GPIM akan mengerahkan seluruh anggota GPIM di Indonesia dalam berjuang mengatasi permasalahan sampah. Dengan tekad yang kuat, kita akan membina rakyat Indonesia bahwa sampah bisa menjadi mata penghasilan yang luar biasa. Dengan program ini, kami yakin dapat membantu ekonomi masyarakat Indonesia," ujar Abi.

Sementara itu, program makan gratis yang dicanangkan GPIM mendapat penjelasan khusus dari Wakil Ketua Umum I GPIM, H. Amir. Ia menegaskan bahwa program ini tidak menggunakan uang dari pemerintah. Semua biaya ditanggung oleh organisasi sendiri melalui swadaya dan dukungan internal.

"MBG kami ini tidak dibiayai pemerintah. Kami di GPIM hadir membiayai sendiri," kata Amir.

Program MBG sendiri sudah mulai berjalan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Menurut Amir, daerah itu dipilih sebagai lokasi awal karena memiliki kedekatan emosional dengannya. Namun, target GPIM ke depan adalah memperluas program ini ke seluruh provinsi di Indonesia.

"Jadi kami sebelum deklarasi sudah membuktikan program-program kami. Insya Allah 38 provinsi GPIM akan hadir membuka Makan Bowo Gratis, bukan hanya di Provinsi Sulawesi Tenggara," ujarnya.

Program ketiga, yaitu Konsultan, dijelaskan lebih lanjut oleh Sekretaris Jenderal GPIM, Agung Subiyakto. Program ini dirancang sebagai wadah edukasi dan pendampingan masyarakat dalam urusan kesehatan mental. Materi yang dibahas mencakup pemahaman soal kecemasan, gangguan kepribadian narsistik atau narcissistic personality disorder (NPD), serta upaya memperkuat keharmonisan dalam keluarga dan kehidupan sosial.

Agung mengatakan bahwa seluruh relawan GPIM akan langsung bergerak di lapangan. Mereka akan menjalankan program-program ini sebagai bentuk kontribusi organisasi kepada masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa GPIM siap mendukung berbagai program yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan yang dampaknya bisa langsung dirasakan warga.

"Dengan adanya dinamika di pemerintahan ini, kita di sini hadir untuk membantu. Semoga apa yang kita lakukan dan laksanakan ini menghasilkan tujuan yang baik dan berdampak positif bagi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Deklarasi nasional GPIM ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan relawan dari berbagai daerah. Acara ditutup dengan yel-yel kebangsaan. Ini menjadi simbol bahwa organisasi berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Semua itu dilakukan demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Secara keseluruhan, GPIM ingin membuktikan bahwa organisasi ini tidak sekadar ada di atas kertas. Mereka sudah mulai menjalankan program sebelum deklarasi resmi digelar. Langkah awal di Konawe menjadi bukti bahwa mereka serius. Dengan tiga program yang saling melengkapi—pangan, lingkungan, dan kesehatan mental—GPIM berusaha menyentuh berbagai sisi persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Gerakan Prabowo Indonesia Majudeklarasi nasionalprogram Makan Bowo GratisKUSAJI CUANkonsultan kesehatan mentalsampah jadi cuandukungan pemerintahan

Komentar

Memuat komentar...