5 Jenis Potongan Ikan Populer di Pasar Jakarta untuk Koki
Gambar atau konten salah?
Di kota Jakarta, ikan sering menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang menginginkan protein berkualitas. Rasanya yang lezat dan kandungan nutrisi yang tinggi membuat ikan menjadi favorit di berbagai masakan. Namun, cara mengolahnya memerlukan teknik khusus agar tekstur tetap baik dan aroma tidak terlalu amis.
Ketika membeli ikan di pasar atau supermarket, konsumen biasanya melihat dua pilihan utama: ikan utuh atau potongan. Meskipun keduanya memiliki kelebihan, potongan-potongan tertentu menawarkan kemudahan dalam persiapan dan variasi rasa. Berikut lima jenis potongan ikan yang sering dijual, namun belum banyak diketahui secara luas.
- Ikan utuh
Ikan utuh biasanya dibeli lengkap dengan kepala, ekor, sisik, kulit, dan organ dalamnya. Potongan ini sangat dihargai oleh chef karena tulang dan organ menambah kedalaman rasa saat dimasak. Untuk memudahkan, Anda dapat meminta penjual menghilangkan sisik dan organ sebelum membeli. Hal ini membantu mengurangi tekstur yang tidak enak, rasa pahit, atau bakteri yang tersisa. Ikan utuh dapat dimasak dengan berbagai cara: dikukus, dipanggang, dibakar, atau digoreng. Jika ingin hasil matang merata, cara terbaik adalah memanggang dengan membungkusnya terlebih dahulu menggunakan aluminium foil, sehingga uap dari dalam ikan membantu memasak secara merata.
- Ikan fillet
Fillet adalah potongan ikan tanpa tulang atau tulang sudah dipisahkan. Potongan ini sangat populer di pasaran karena praktis dan mudah dimasak. Fillet tersedia dengan atau tanpa kulit. Chef profesional sering memilih fillet dengan kulit karena kulit membantu menjaga kelembapan dan menambah rasa berlemak. Jika Anda lebih suka rasa lembut dan tidak terlalu berlemak, pilih fillet tanpa kulit. Perlu diingat, fillet tanpa kulit juga lebih cepat matang, sehingga cocok untuk dikukus atau direbus dalam waktu singkat.
- Bagian steak
Beberapa jenis ikan dijual dalam potongan steak yang melintang tegak lurus terhadap tulang belakang. Potongan ini biasanya mencakup tulang punggung di tengah, dikelilingi oleh otot di kedua sisinya dan lapisan kulit. Steak ikan ideal untuk metode memasak dengan suhu tinggi, seperti menggoreng atau memanggang. Biasanya, steak ikan ditemukan pada ikan salmon atau tuna yang dagingnya tebal dan padat. Potongan ini dapat mempertahankan bentuknya selama dimasak dan tetap empuk. Banyak chef merekomendasikan memilih steak ikan dengan kandungan lemak tinggi, karena lemak membantu menjaga daging tetap utuh selama proses memasak pakai suhu tinggi.
- Ikan yang sudah dibersihkan
Berbeda dengan ikan utuh, potongan ini sudah dibersihkan dari isi perut, sisik, kepala, hingga ekornya. Hanya tersisa daging dan tulang belakang. Potongan ini menjadi pilihan praktis karena Anda hanya perlu membumbui ikan, lalu memasaknya dengan cara dipanggang atau dibakar. Ukurannya lebih ringkas, sehingga cocok untuk persiapan cepat di rumah. Bagian tulang belakang yang masih ada juga menambah cita rasa dan tampilan yang menarik.
- Kepala ikan
Kepala ikan juga bisa dibeli dan diolah menjadi berbagai macam menu. Beberapa penjual ikan menawarkan bagian kepalanya saja. Kepala ikan dikenal kaya rasa dan sering digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Di Jepang, kepala ikan biasa digunakan untuk membuat kaldu untuk sup dan kuah atau dipanggang utuh di atas api terbuka. Di Indonesia, kepala ikan sering diolah menjadi gulai dengan bumbu medok dan berempah. Kepala ikan juga kaya akan daging lembut dan rasa gurih, terutama di area pipi dan mata. Selain kenikmatan, potongan ini juga menyimpan nutrisi omega‑3, vitamin D, dan selenium yang baik untuk kesehatan otak dan kekebalan tubuh.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihat situs chowhound.com (1/3) yang memuat artikel lengkap tentang potongan ikan. Selain itu, ada video pendek yang menampilkan resep Pedas Gurih Mangut Ikan Manyung dari Pati yang Menggoda (Gambas: Video 20detik) yang dapat diakses melalui link ini.
Dengan memahami berbagai potongan ikan, Anda dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan selera. Setiap potongan memiliki keunikan dalam rasa, tekstur, dan cara memasak, sehingga memberi variasi tersendiri bagi setiap hidangan. Memilih potongan yang tepat juga membantu memaksimalkan nilai gizi dan memudahkan proses persiapan di dapur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
