5 Minuman Sederhana untuk Melancarkan Usus Kesehatan Tubuh
Gambar atau konten salah?
Serumah, sembelit seringkali menjadi masalah pencernaan yang tidak jarang dialami. Selain pola makan, minuman yang dikonsumsi juga dapat memengaruhi pergerakan usus. Kurangnya serat, misalnya, menjadi penyebab utama sembelit. Menurut Beth Czerwony, ahli gizi dari Cleveland Clinic, serat berperan penting dalam melunakkan dan menambah volume isi usus sehingga lebih mudah dikeluarkan. Namun, serat tidak dapat bekerja optimal tanpa cairan yang cukup.
“Serat membutuhkan cairan untuk bergerak melalui saluran pencernaan. Jadi, jika asupan serat meningkat tetapi cairan tidak cukup, hal ini justru bisa menyebabkan sembelit,” ujar Beth Czerwony, seperti dilansir dari The Healthy (1/5). Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara serat dan cairan dalam diet sehari‑harinya.
Berbagai jenis minuman dapat membantu merangsang pergerakan usus. Beberapa di antaranya memiliki efek lebih cepat, terutama bila dikonsumsi hangat atau mengandung zat tertentu. Berikut lima minuman yang sering direkomendasikan untuk melancarkan buang air besar:
- Teh daun jati cina – Teh herbal ini mengandung senna, senyawa yang dikenal sebagai pencahar alami. Senna bekerja dengan merangsang gerakan usus, memudahkan buang air besar, dan membersihkan usus. Di Amerika, penggunaan senna sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA). Meskipun efektif, penggunaan teh ini sebaiknya tidak berlebihan dan tidak dikonsumsi dalam jangka panjang.
- Jus prune – Jus prune, atau sari buah plum kering, sering dipakai sebagai cara sederhana untuk mengatasi sembelit. Selain kaya serat, jus ini juga mendukung kesehatan mikrobioma usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prune dapat membantu mengurangi peradangan dan melancarkan pencernaan. Konsumsi rutin dapat memberikan manfaat tambahan bagi tubuh.
- Jus kiwi – Jus kiwi memiliki kandungan gula alami yang dapat merangsang buang air besar. Buah ini juga dikenal memiliki efek laksatif dan mendukung fungsi saluran pencernaan. Selain itu, kiwi dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Minuman ini menjadi pilihan bagi yang mencari alternatif selain jus lain.
- Kombucha – Kombucha termasuk minuman probiotik yang dapat menyeimbangkan bakteri baik di usus. Dengan mikrobioma yang sehat, fungsi pencernaan dapat berjalan lebih baik. Namun, penting untuk memperhatikan kandungan tambahan seperti gula atau kafein, yang dapat memengaruhi efeknya.
- Kopi – Minum kopi dapat merangsang pelepasan hormon pencernaan yang memicu buang air besar. Meski begitu, konsumsi berlebihan tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah normal.
Selain mengonsumsi minuman tersebut, menjaga pola makan seimbang dan asupan cairan harian tetap menjadi kunci utama. Jika sembelit berlangsung lama atau disertai gejala lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Dengan kombinasi serat, cairan, dan minuman yang tepat, pergerakan usus dapat kembali normal tanpa harus bergantung pada obat pencahar berlebihan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penuaan Biologis Cepat Picu Kanker pada Gen Z
Bayi Palestina 4 Bulan Tewas Akibat Terhambat di Pos Pemeriksaan Israel
Kemenkes Libatkan Polisi Usut Kematian Dokter PPDS
Diet Jus Ekstrem 3 Bulan, Ginjal Ibu Rumah Tangga Rusak
38 Cacing Pita Bersarang di Otak Wanita Inggris
Wabah Salmonella di 13 Negara Eropa, 106 Orang Terinfeksi
Berita Terbaru
Toga Wisuda UMM Ditarik, Mirip Kostum Bantengan
470 Personel TNI-Polri Amankan Pengesahan PSHT di Magetan
IRRA 2026 Targetkan 100 Peserta, Jarak Tempuh Capai 550 Km
Bruno Fernandes Sesali Langkah Portugal Terhenti
PSSI Longgarkan Larangan Suporter Away
Surat Dinas Menteri PU Bocor, Istri dan Anak Ikut Tercantum
PNM Raih Penghargaan Pembiayaan Syariah Capai 73%
