52 Ruas Tol Diusulkan Naik Tarif Tahun Ini

Vera T. · 1 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
52 Ruas Tol Diusulkan Naik Tarif Tahun Ini

Gambar atau konten salah?

Sebanyak 52 ruas jalan tol di Indonesia diusulkan untuk mengalami penyesuaian tarif pada tahun ini. Usulan tersebut datang dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola ruas-ruas tersebut. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dedy Gunawan, di Gedung DPR, Jakarta, pada Kamis, 09 Juli 2026.

"Ada 52 tahun ini. 52 ruas jalan tol," kata Dedy.

Saat ini, Kementerian PU tengah melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan minimum di 52 ruas tol tersebut. Evaluasi ini menjadi syarat utama sebelum kenaikan tarif bisa disetujui. Jika hasil evaluasi menunjukkan standar pelayanan minimum belum terpenuhi, maka penyesuaian tarif belum bisa diberlakukan. Sementara itu, BUJT yang mengajukan usulan penyesuaian tarif terus melakukan perbaikan di jalan tol yang mereka kelola.

Beberapa ruas tol yang diusulkan naik tarifnya antara lain Tol Pemalang-Batang, Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), Tol Jagorawi, dan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR). Dedy juga menyebutkan ruas lainnya seperti Pandaan-Malang dan Probolinggo-Banyuwangi. "Ada di Jawa, Pemalang-Batang, Pandaan-Malang, JORR juga masuk, lagi, Probolinggo-Banyuwangi. Mereka lagi kerja semua perbaiki tuh," jelas Dedy.

Proses evaluasi ini menjadi penentu apakah tarif tol akan naik atau tidak. Intinya, kenaikan tarif baru bisa terjadi jika pelayanan di jalan tol sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Para pengelola jalan tol pun terus berupaya memperbaiki kondisi jalan demi memenuhi persyaratan tersebut.

jalan tolpenyesuaian tarifBUJTevaluasistandar pelayananKementerian PUruas tol

Komentar

Memuat komentar...