Viking Kampanye 'No Denda' Usai Persib Kena Sanksi Rp6 Miliar

Sinta R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Viking Kampanye 'No Denda' Usai Persib Kena Sanksi Rp6 Miliar

Gambar atau konten salah?

Persib Bandung harus membayar denda sekitar Rp6 miliar pada musim 2025/2026. Uang sebanyak itu dikeluarkan karena pelanggaran yang dilakukan suporter. Sanksi datang dari PSSI dan AFC. Di saat yang sama, tim sedang menikmati gelar juara liga ketiga secara berturut-turut.

Denda sebesar itu membuat Viking Persib Club bergerak. Kelompok suporter terbesar Persib ini meluncurkan kampanye "No Denda" untuk musim 2026/2027. Tujuannya jelas: menekan pelanggaran yang berujung pada sanksi finansial bagi klub.

Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, menjelaskan alasan di balik kampanye tersebut. Ia melihat sendiri betapa besar uang yang terbuang untuk membayar sanksi. Menurut Tobias, dana miliaran rupiah itu seharusnya bisa dipakai untuk hal yang lebih berguna. Salah satunya membangun fasilitas latihan.

"Kalau pertimbangan yang kampanye itu sebenarnya kan kita melihat di musim lalu dendanya kan miliaran ya, sangat besar," kata Tobias pada Kamis, 09 Juli 2026.

Tobias menilai beban finansial akibat denda menjadi salah satu penghambat pembangunan fasilitas klub. Setiap musim, denda terus berulang. Ini membuat klub kesulitan mengalokasikan anggaran ke sektor produktif.

Para Bobotoh, sebutan untuk suporter Persib, ingin melihat tim terus maju. Bukan hanya soal prestasi di lapangan. Infrastruktur penunjang juga harus ikut berkembang.

"Dan kita kan berharap Persib upgrade fasilitas latihan dan sebagainya. Kan mungkin salah satu penghambat dari Persib tidak segera membuat itu mungkin salah satunya keuangan yang mungkin masih harus bayar denda dan sebagainya," ujar Tobias.

Viking ingin mengubah cara berpikir suporter. Setiap pelanggaran yang berujung sanksi tidak hanya merugikan klub secara administratif. Lebih dari itu, peluang Persib untuk menggunakan anggaran ke hal yang lebih produktif ikut berkurang.

Kampanye "No Denda" menjadi langkah awal Viking menyambut musim baru. Mereka akan mengedukasi Bobotoh agar menghindari tindakan yang bisa memicu sanksi. Selain itu, Viking juga menyiapkan skema penggalangan dana. Ini sebagai antisipasi jika Persib kembali terkena denda di kemudian hari.

"Jadi kita coba ringankan jangan sampai ada denda, tujuan kita sebenarnya supaya Persib bisa lebih cepat mewujudkan fasilitas-fasilitas latihan yang lebih baik," tegas Tobias.

Denda Rp6 miliar yang harus dibayar Persib menunjukkan dampak nyata dari ulah suporter. Uang sebanyak itu bisa menjadi modal besar untuk membangun fasilitas latihan yang lebih memadai. Kampanye "No Denda" dari Viking Persib Club adalah upaya untuk menghentikan siklus kerugian finansial yang terus berulang setiap musim.

Persib Bandungdenda Rp6 miliarsuporterPSSIAFCViking Persib Clubkampanye No Dendafasilitas latihan

Komentar

Memuat komentar...