Bahlil Gurau soal B50, Ancaman Tinjau RKAB

Sinta R. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Bahlil Gurau soal B50, Ancaman Tinjau RKAB

Gambar atau konten salah?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melontarkan gurauan kepada dua pengusaha batu bara besar. Mereka adalah Garibaldi Thohir, yang akrab disapa Boy Thohir, bos dari PT Alamtri Resources Indonesia, dan Arsjad Rasjid, pimpinan PT Indika Energy. Bahlil meminta keduanya menggunakan bahan bakar B50 untuk kendaraan operasional perusahaan mereka.

Jika mereka menolak, Bahlil mengancam akan meninjau langsung Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) produksi batu bara kedua perusahaan tersebut. "Awalnya pengusaha ini nggak mau pakai karena harganya katanya mahal, kita bicara lah sama pengusaha pertambangan ada Boy Thohir, pak Arsyad, saya bilang kalau kau tak mau B50 RKAB-nya saya tinjau. Pakai produk dalam negeri, jangan asing-asing terus mereka sudah komitmen presiden," ujar Bahlil saat meresmikan program mandatori biodiesel B50 di KM57 Tol Japek, Jawa Barat, pada Rabu, 09 Juli 2026.

Di akhir acara, Bahlil mengklarifikasi bahwa semua pernyataannya hanyalah candaan. "Itu candaan saja sama Pak Boy dan Pak Arsjad saja ya, bukan berarti dia nggak mau pakai B50 RKAB saya tinjau langsung," kata Bahlil. Ia menambahkan bahwa Boy dan Arsjad adalah sesama pengusaha seperti dirinya dahulu.

Program B50 adalah langkah pemerintah untuk meningkatkan penggunaan biodiesel berbasis kelapa sawit. Campuran 50 persen biodiesel dalam solar ini diharapkan mengurangi impor bahan bakar fosil. Bahlil menekankan pentingnya menggunakan produk dalam negeri, sejalan dengan komitmen presiden.

Boy Thohir dan Arsjad Rasjid adalah tokoh penting di industri batu bara Indonesia. Alamtri Resources dan Indika Energy adalah pemain besar di sektor energi. Candaan Bahlil mencerminkan pendekatan santai namun tetap mengingatkan akan kebijakan energi nasional.

Menteri ESDMBahlil LahadaliaB50biodieselbatu baraRKABpengusaha

Komentar

Memuat komentar...