7 Juli: Hari Pustakawan, Maaf, dan Damai

Rizki W. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
7 Juli: Hari Pustakawan, Maaf, dan Damai

Gambar atau konten salah?

Tanggal 7 Juli 2026 dalam kalender Masehi jatuh pada hari Selasa. Di balik angka tersebut, ada beberapa hari penting yang dirayakan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Di Indonesia, tanggal ini diperingati sebagai Hari Pustakawan Nasional. Sementara itu, secara global ada Hari Pengampunan Sedunia dan Hari Perdamaian dan Cinta Internasional. Masing-masing peringatan ini punya sejarah dan makna tersendiri.

Hari Pustakawan Nasional

Berdasarkan informasi dari laman resmi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Hari Pustakawan Nasional diperingati setiap 7 Juli. Tujuannya untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan kontribusi para pustakawan di Indonesia. Peringatan ini juga menjadi pengingat betapa pentingnya peran pustakawan dalam membangun budaya literasi.

Pemilihan tanggal 7 Juli tidak terlepas dari sejarah penting dunia kepustakawanan Indonesia. Pada 7 Juli 1973, Kongres Pustakawan pertama di Ciawi, Bogor, menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI). Organisasi ini menjadi wadah tunggal bagi para pustakawan di tanah air.

Berdasarkan nilai sejarah itu, Perpusnas RI bersama IPI kemudian mengusulkan 7 Juli sebagai Hari Pustakawan Indonesia. Usulan tersebut akhirnya disahkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 81/M/2025. Keputusan ini secara resmi menetapkan 7 Juli sebagai Hari Pustakawan Indonesia.

Penetapan ini menjadi tonggak penting bagi profesi pustakawan di Indonesia. Sekaligus menegaskan bahwa peran pustakawan kini tidak hanya mengelola perpustakaan. Mereka juga berperan memperkuat budaya baca, memperluas akses terhadap informasi, dan mendukung transformasi digital perpustakaan.

Peran ini semakin krusial di tengah derasnya arus informasi di era digital. Masyarakat sering kesulitan membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Dalam situasi seperti ini, pustakawan berfungsi sebagai kurator informasi. Mereka juga menjadi pendidik literasi informasi dan digital, membantu masyarakat mengakses sumber yang terpercaya.

Hari Pengampunan Sedunia

Hari Pengampunan Sedunia atau Global Forgiveness Day juga diperingati setiap 7 Juli. Peringatan ini mengingatkan pentingnya memaafkan dan melepaskan amarah. Selain itu, hari ini mengajak setiap orang untuk mengesampingkan perbedaan dan membangun kembali hubungan yang lebih baik dengan sesama.

Menurut laman National Today, konsep pengampunan merupakan prinsip utama dalam setiap agama di seluruh dunia. Memaafkan dipandang sebagai cara untuk melepaskan emosi negatif dan melupakan rasa sakit.

Memasuki abad ke-20, pengampunan mulai banyak diteliti oleh para ilmuwan, pendidik, dan psikolog. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa memaafkan bukan sekadar tindakan sesaat. Ini adalah sebuah proses.

Hari Pengampunan Sedunia berawal dari Hari Pengampunan Nasional yang digagas oleh Kedutaan Besar Kristen dari Duta Kristus (CECA) di Victoria, British Columbia, Kanada. Seiring waktu, peringatan ini semakin dikenal di berbagai negara. Kemudian berkembang dan berganti nama menjadi Hari Pengampunan Sedunia atau Global Forgiveness Day.

Hari Perdamaian dan Cinta Internasional

Hari Perdamaian dan Cinta Internasional diperingati setiap 7 Juli. Tujuannya mengajak semua orang untuk menyebarkan perdamaian, cinta, dan energi positif kepada sesama. Peringatan ini mengingatkan bahwa perdamaian dan cinta adalah bahasa universal yang melampaui perbedaan budaya maupun latar belakang.

Berdasarkan informasi dari situs National Today, peringatan ini berawal dari inisiatif drummer The Beatles, Richard Starkey, atau yang lebih dikenal sebagai Ringo Starr. Gagasan ini terinspirasi dari perayaan ulang tahunnya pada 7 Juli tahun 2008 yang mengusung tema "Peace and Love".

Saat itu, Starr ditanya oleh seorang jurnalis mengenai hadiah yang ia inginkan di hari kelahirannya. Ia menjawab singkat, "peace and love" atau "perdamaian dan cinta". Jawaban ini kemudian berkembang menjadi ajakan bagi masyarakat global untuk menyebarkan pesan tersebut setiap 7 Juli.

Sejak saat itu, Starr merayakan ulang tahunnya bersama teman dan penggemar di Hard Rock Cafe, Chicago, dengan mengucapkan "peace and love". Semangat ini terus berlanjut. Pada tahun 2019, sebuah patung berjudul "Peace and Love" karya Starr diresmikan oleh Walikota John Mirisch di Beverly Hills, California. Patung ini menjadi simbol penyebaran pesan perdamaian dan cinta.

Ketiga peringatan ini, meskipun berbeda latar belakang, sama-sama jatuh pada tanggal yang sama. Hari Pustakawan Nasional lahir dari gerakan profesional di Indonesia. Sementara dua peringatan internasional lainnya berakar dari inisiatif individu dan komunitas global. Semuanya mengajak pada refleksi dan aksi positif, baik dalam konteks literasi, hubungan antarmanusia, maupun perdamaian dunia.

Hari Pustakawan NasionalHari Pengampunan SeduniaHari Perdamaian dan Cinta Internasional7 JuliIkatan Pustakawan Indonesialiterasipustakawan

Komentar

Memuat komentar...