16 Juli 2026 Bertepatan dengan 1 Safar 1448 H

Wahyu T. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
16 Juli 2026 Bertepatan dengan 1 Safar 1448 H

Gambar atau konten salah?

Kalender Hijriah menjadi acuan penting bagi umat Islam dalam menentukan berbagai hari besar dan waktu ibadah. Lalu, untuk tanggal 16 Juli 2026, hari apa dalam penanggalan Hijriah?

Perlu diketahui, sistem penanggalan Hijriah dan Masehi memiliki dasar perhitungan yang berbeda. Kalender Hijriah menggunakan pergerakan Bulan mengelilingi Bumi sebagai acuan. Sementara itu, kalender Masehi didasarkan pada perputaran Bumi mengelilingi Matahari. Perbedaan fundamental inilah yang menyebabkan perlunya konversi untuk mencocokkan tanggal antara kedua sistem kalender tersebut.

Kementerian Agama RI telah merilis Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang memuat konversi untuk tahun 1448 H. Berdasarkan kalender resmi tersebut, hari Kamis, 16 Juli 2026 bertepatan dengan 1 Safar 1448 H.

Bulan Juli 2026 sendiri mencakup dua bulan dalam kalender Hijriah, yaitu Muharram dan Safar. Berikut rincian lengkap penanggalan Hijriah sepanjang bulan Juli 2026:

  • 1 Juli 2026 = 16 Muharram 1448 H
  • 2 Juli 2026 = 17 Muharram 1448 H
  • 3 Juli 2026 = 18 Muharram 1448 H
  • 4 Juli 2026 = 19 Muharram 1448 H
  • 5 Juli 2026 = 20 Muharram 1448 H
  • 6 Juli 2026 = 21 Muharram 1448 H
  • 7 Juli 2026 = 22 Muharram 1448 H
  • 8 Juli 2026 = 23 Muharram 1448 H
  • 9 Juli 2026 = 24 Muharram 1448 H
  • 10 Juli 2026 = 25 Muharram 1448 H
  • 11 Juli 2026 = 26 Muharram 1448 H
  • 12 Juli 2026 = 27 Muharram 1448 H
  • 13 Juli 2026 = 28 Muharram 1448 H
  • 14 Juli 2026 = 29 Muharram 1448 H
  • 15 Juli 2026 = 30 Muharram 1448 H
  • 16 Juli 2026 = 1 Safar 1448 H
  • 17 Juli 2026 = 2 Safar 1448 H
  • 18 Juli 2026 = 3 Safar 1448 H
  • 19 Juli 2026 = 4 Safar 1448 H
  • 20 Juli 2026 = 5 Safar 1448 H
  • 21 Juli 2026 = 6 Safar 1448 H
  • 22 Juli 2026 = 7 Safar 1448 H
  • 23 Juli 2026 = 8 Safar 1448 H
  • 24 Juli 2026 = 9 Safar 1448 H
  • 25 Juli 2026 = 10 Safar 1448 H
  • 26 Juli 2026 = 11 Safar 1448 H
  • 27 Juli 2026 = 12 Safar 1448 H
  • 28 Juli 2026 = 13 Safar 1448 H
  • 29 Juli 2026 = 14 Safar 1448 H
  • 30 Juli 2026 = 15 Safar 1448 H
  • 31 Juli 2026 = 16 Safar 1448 H

Mengapa perhitungan kalender Hijriah dan Masehi berbeda? Seperti yang dijelaskan oleh ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh, kalender Masehi termasuk kategori kalender solar. Panjang satu tahunnya didasarkan pada siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Setahun dibagi menjadi 12 bulan dengan jumlah hari yang bervariasi. Misalnya, Januari 31 hari, Februari 28 atau 29 hari, Maret 31 hari, April 30 hari, Mei 31 hari, Juni 30 hari, Juli 31 hari, Agustus 31 hari, September 30 hari, Oktober 31 hari, November 30 hari, dan Desember 31 hari.

Khusus untuk Februari, pada tahun basithah (tahun biasa) bulan ini berumur 28 hari. Sementara pada tahun kabisat, Februari memiliki 29 hari. Dalam kalender Masehi Gregori, tahun kabisat terjadi setiap 4 tahun sekali. Namun, ada pengecualian: tahun abad (kelipatan 100) baru dianggap tahun kabisat jika habis dibagi 400.

Berbeda dengan kalender Hijriah yang termasuk kategori kalender lunar. Panjang satu tahunnya didasarkan pada 12 kali siklus sinodis bulan, atau 12 kali fase bulan yang sama (hilal). Siklus sinodis Bulan rata-rata 29,53 hari. Akibatnya, umur bulan dalam kalender Hijriah tidak tetap—kadang 29 hari, kadang 30 hari. Penentuannya bergantung pada apakah hilal terlihat atau tidak pada tanggal 29. Karena itu, dalam setahun kalender Hijriah bisa berumur 354 hari atau 355 hari.

Perbedaan metode perhitungan inilah yang membuat tanggal dalam kalender Hijriah dan Masehi tidak pernah sama persis setiap tahunnya. Konversi diperlukan untuk menyelaraskan keduanya, terutama untuk keperluan ibadah dan penentuan hari-hari penting umat Islam.

konversi kalenderHijriahMasehi16 Juli 20261 Safar 1448 Hperbedaan sistempenanggalan

Komentar

Memuat komentar...