ADHI Karya Bantu Pembangunan Sekolah Rakyat di Katingan
Gambar atau konten salah?
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) turut mendukung program pemerintah di bidang pendidikan dengan mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Katingan, Kalimantan Tengah bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI (PU).
Pembangunan direncanakan selesai pada 30 Juni 2026 dan siap digunakan pada 01 Juli 2026 untuk tahun ajaran baru.
Proyek ini dilaksanakan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) ADHI-FYP di atas lahan seluas 6,74 hektare, dengan total luas bangunan mencapai 29.000 m².
Kawasan tersebut dirancang sebagai pendidikan terpadu, mencakup gedung sekolah, gedung serbaguna, asrama, lapangan, gedung olahraga, serta fasilitas penunjang lainnya dalam satu lingkungan yang terintegrasi.
Hingga saat ini, progres pembangunan menunjukkan capaian positif. Pekerjaan struktur dan arsitektur berjalan secara paralel di berbagai zona, sementara ADHI memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja.
Dalam pelaksanaannya, ADHI menyesuaikan desain untuk mengoptimalkan kondisi lahan agar selaras dengan karakteristik lingkungan setempat. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi konstruksi adaptif guna memastikan bangunan tetap kokoh, fungsional, dan berkelanjutan.
Untuk menjaga target penyelesaian, ADHI menerapkan sejumlah strategi percepatan yang tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta prinsip keberlanjutan. Strategi tersebut antara lain optimalisasi pekerjaan struktur, penambahan alat berat dan peralatan pendukung, serta peningkatan jumlah tenaga kerja di lapangan.
"ADHI Karya optimis bahwa pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat rampung sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja. Kami berharap fasilitas ini dapat segera dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat," jelas Corporate Secretary ADHI Rozi Sparta, dalam keterangan tertulis, Kamis (07 Mei 2026).
Melalui pembangunan Sekolah Rakyat di Katingan, ADHI Karya terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat serta berkontribusi dalam pemerataan layanan pendidikan di Indonesia.
Proyek ini menegaskan komitmen ADHI untuk mempercepat penyediaan fasilitas pendidikan yang terintegrasi, sekaligus menekankan pentingnya kualitas dan keselamatan kerja dalam setiap tahap konstruksi. Dengan strategi adaptif dan percepatan yang terukur, diharapkan sekolah ini dapat segera memberikan manfaat bagi komunitas lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
