ADHI Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah
Gambar atau konten salah?
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah.
ADHI mengerahkan lebih dari 4.300 pekerja di enam lokasi pembangunan yang tersebar di Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Rembang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Semarang.
Melalui kerja sama ADHI-Minarta KSO, pembangunan Sekolah Rakyat mengusung konsep kawasan pendidikan terpadu yang mencakup fasilitas sekolah, asrama, tempat ibadah, ruang makan, hingga area olahraga dalam satu lingkungan.
Secara keseluruhan, enam titik pembangunan itu dirancang memiliki kapasitas lebih dari 6.000 murid guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak, modern, dan berkualitas.
Corporate Secretary ADHI Rozi Sparta menyampaikan, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi unggul melalui fasilitas pendidikan yang memadai.
"ADHI berkomitmen menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat tepat waktu dengan tetap mengedepankan mutu kualitas dan keselamatan kerja. Pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan infrastruktur pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka peluang lahirnya generasi unggul melalui fasilitas belajar yang memadai dan berkualitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 12 Mei 2026.
Di tengah percepatan pembangunan, ADHI juga memastikan penerapan standar Health, Safety, and Environment (HSE) berjalan secara konsisten di seluruh tahapan proyek.
ADHI pun meyakini kehadiran Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan di berbagai daerah.
Ke depan, perseroan akan terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur sosial yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini menandai upaya memperluas akses pendidikan ke daerah terpencil, menekankan pentingnya kualitas dan keselamatan kerja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
Impor Minyak Rusia 150 Juta Barel untuk Cadangan Energi
Danantara Tunggu Arahan Soal Dana PFII
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
