AIC Singapura-HK: 6.000 Investor, 3.000 Pertemuan, Tinjau Makro
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Forum UBS Asian Investment Conference (AIC) digelar di Singapura dan Hong Kong, menampung lebih dari 6.000 investor global dan memfasilitasi lebih dari 3.000 pertemuan antara perusahaan publik, swasta, dan investor. Acara ini menjadi panggung bagi para pemangku kepentingan untuk mendiskusikan tren makro, perdagangan global, komoditas, serta perubahan kebijakan.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa pasar obligasi pemerintah tetap tangguh meski volatilitas global. Ia menyatakan, “Bahkan di tengah volatilitas global, pasar obligasi pemerintah Indonesia tetap tangguh, didukung oleh kredibilitas kebijakan dan basis investor domestik yang stabil. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus berfungsi sebagai peredam kejut (shock absorber), guna melindungi daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas makroekonomi,” dalam
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat
OJK Panggil Bank Mandiri Taspen atas Penipuan Purwokerto
Unilever Rilis Dividen Final Rp 4,32 Triliun 2025 bagi Saham
Alfamart Umumkan Dividen Rp 1,7 Triliun, Rp 41,5 per Saham
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
IHSG Turun 4,11% ke 5.941,06, Investor Fokus Rebalancing
Berita Terbaru
Nengah Artini 58 Tahun Tewas, Polri Menilai Penyebab Alami
Kota Batu: Musim Kemarau 2026 Tingkatkan Hasil Apel
Piala Dunia 2026: Penundaan Panjang akibat Badai Petir di AS
BKK Palembang Tegakkan Skrining Kesehatan Jemaah Haji
Raffi Ahmad: Deepfake Merusak Reputasi, Panggil Waspada
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat
40 Titik Panas Terpantau di Muratara, Risiko Karhutla Tinggi
