Alwi Farhan Terpuruk, Tim Indonesia Tertinggal di Thomas Cup

Dedi S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 125 dibaca
Bisik.id
Alwi Farhan Terpuruk, Tim Indonesia Tertinggal di Thomas Cup

Gambar atau konten salah?

Alwi Farhan merasa sangat terpukul setelah gagal membawa tim bulu tangkis pria Indonesia melewati fase grup Thomas Cup 2026. Performa Alwi di lapangan tidak cukup kuat untuk menekan lawan.

Indra Widjaja, pelatih kepala tunggal putra PBSI, menilai Alwi merasa gagal menyelesaikan tanggung jawabnya ketika menghadapi Prancis.

Alwi diandalkan sebagai pendulang angka utama dalam laga penentuan Grup D melawan Prancis. Namun ia mengakui keunggulan Alex Lanier dengan skor 16-21, 19-21. Keunggulan Alex Lanier terlihat jelas di setiap set.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia tertinggal 0-2 dari Prancis. Situasi semakin buruk ketika dua wakil Indonesia berikutnya, Anthony Sinisuka Ginting dan pasangan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, juga gagal mencetak kemenangan. Kegagalan ini menimbulkan perasaan frustasi yang mendalam.

Akibatnya, tim Indonesia tersingkir di fase grup Thomas Cup 2026.

Indra Widjaja mengakui bahwa para pemain tunggal putra kesulitan menghadapi tekanan besar di laga krusial tersebut. Menurutnya, Alwi menjadi salah satu pemain yang paling terpukul dengan hasil itu.

“Alwi cukup terpukul juga dengan kekalahannya. Dia merasa tanggung jawabnya tidak bisa diselesaikan dengan baik,” kata Indra saat ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (20/5/2026).

Indra berharap kegagalan di Thomas Cup bisa menjadi proses pembelajaran penting bagi Alwi dan pemain muda Indonesia lainnya. Ia menekankan bahwa tekanan besar di turnamen beregu harus mulai dibiasakan. Indra menekankan pentingnya mental dalam kompetisi beregu.

“Proses yang seperti ini memang kekalahannya menyakitkan, tapi semoga kekalahan yang menyakitkan ini bisa jadi satu pecutan yang keras untuk kita lebih tahu, bahwa pressure-pressure begitu tuh ya memang sudah mulai tugasnya mereka nih,” ujarnya.

Setelah Thomas Cup, Alwi tidak langsung dimainkan di turnamen berikutnya seperti Thailand Open dan Malaysia Masters. PBSI memilih memberi waktu persiapan lebih panjang agar performa Alwi bisa kembali maksimal. PBSI berharap Alwi dapat memanfaatkan waktu ini untuk memperbaiki teknik dan stamina.

Rencananya Alwi berikutnya akan tampil di Singapore Open dan Indonesia Open.

“Persiapannya sudah bagus. Ya kekalahan kemarin di Thomas Cup sedikit banyak pelan-pelan dirapikan lagi lah,” ujar Indra. Indra menilai proses perbaikan akan berlangsung secara bertahap.

Kegagalan ini menyoroti tantangan pemain Indonesia menghadapi tekanan tinggi dan pentingnya proses perbaikan bertahap. Perbaikan bertahap ini diharapkan dapat menyiapkan pemain untuk tantangan berikutnya.

Alwi FarhanThomas Cup 2026Indra WidjajaKegagalanTekananPerbaikanSingapore Open

Komentar

Memuat komentar...