AMD Luncurkan Ryzen AI Max 400: SoC 192GB Memori Terpadu
Gambar atau konten salah?
AMD kembali memperbarui jajaran System-on-Chip (SoC) raksasanya dengan seri terbaru bernama Ryzen AI Max 400. Seri ini diproduksi dalam varian Gorgon Point yang diberi kode sandi Gorgon Halo.
Meski disebut pembaruan minor dari Ryzen AI Max 300 “Strix Halo”, Gorgon Halo membawa satu perubahan mencolok: memori terpadu (unified memory) yang dapat mencapai kapasitas 192 GB. Pada generasi sebelumnya, batas maksimal memori hanya 128 GB. Langkah ini tampak berani di tengah krisis chip DRAM global yang menekan harga komponen di banyak industri.
Keberhasilan AMD dalam menyebarkan chip Gorgon Point dengan memori 192 GB secara konsisten akan menjadi pencapaian penting. Sebagai contoh, Apple bahkan harus menghapus opsi memori 512 GB dan 128 GB pada lini Mac Studio mereka karena keterbatasan pasokan.
Secara teknis, ketiga chip dalam seri ini berbagi arsitektur inti CPU Zen 5, GPU RDNA 3.5, dan NPU XDNA 2. Berikut detailnya:
- Ryzen AI Max+ Pro 495 (flagship): sedikit peningkatan kecepatan clock sebesar 100 MHz dibanding pendahulunya, mencapai 5.2 GHz.
- Ryzen AI Max Pro 490 dan 485: keduanya menggunakan GPU dengan 32 Compute Units (CU), dinamai Radeon 8050S.
Penambahan “Pro” pada nama chip menandakan target pasar komersial atau korporat. AMD menyatakan bahwa teknologi AMD PRO dirancang untuk keamanan kelas enterprise, manajemen perangkat yang mudah, dan keandalan tinggi. Versi konsumen regulernya masih belum jelas.
Fitur utama seri ini adalah kapasitas memori terpadu hingga 160 GB yang dapat dialokasikan penuh sebagai VRAM (dengan 32 GB sisanya untuk kebutuhan sistem). AMD menyatakan bahwa kapasitas VRAM ini menjadikan Ryzen AI Max 400 prosesor klien x86 pertama di dunia yang mampu menjalankan Large Language Model (LLM) raksasa dengan lebih dari 300 miliar parameter secara lokal.
Dengan kemampuan ini, AMD menempati posisi unik di pasar. Intel belum memiliki SoC klien sebesar ini, sementara produk andalan Apple dibangun dengan arsitektur ARM.
Menanggapi jadwal rilis, AMD mengumumkan bahwa sistem PC dari mitra pabrikan (OEM) yang memakai chip Gorgon Halo baru akan hadir mulai kuartal ketiga tahun 2026. Distribusi diperkirakan sangat terbatas pada perangkat niche, mirip dengan peluncuran Strix Halo sebelumnya.
Untuk memanaskan pasar, AMD akan membuka sesi pre-order pada bulan Juni untuk lini PC ringkas “Ryzen AI Halo” versi lawas (yang menggunakan chip Max+ 395). PC desktop AI ini akan dijual dengan harga mulai USD 3.999 (sekitar Rp 63,5 juta).
Pre-order ini diumumkan pada 21 Mei 2026, menandai langkah awal AMD memperluas jangkauan produk AI di pasar konsumen.
Secara keseluruhan, Ryzen AI Max 400 menonjol karena kapasitas memori terpadu yang luar biasa dan kemampuan menjalankan model bahasa besar secara lokal. Dengan dukungan enterprise dan rencana distribusi terbatas, AMD memposisikan diri sebagai pemain utama di segmen SoC AI yang membutuhkan performa tinggi dan keandalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Delegasi Qatar dan Saudi Hadiri Pemakaman Khamenei
Malioboro Full Pedestrian Mulai November 2026
Bali Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Program Makan Bergizi Gratis
Jembatan Sukamenak Dibuka Kembali, Gubernur Mediasi
Qantas Buka Rute Langsung Sydney-London 2027
Apple Siapkan 10 Juta Unit iPhone Lipat, Target Produksi 2026 Tembus 220 Juta
Transmart Diskon Sepeda 60%+20%, Hemat Rp 459 Ribu
Cara Mudah Bedakan Anak Kucing Jantan dan Betina
