Anggaran Pendidikan Rp820,9 T, Gaji Guru Belum Jadi Prioritas

Hari W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Anggaran Pendidikan Rp820,9 T, Gaji Guru Belum Jadi Prioritas

Gambar atau konten salah?

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, angkat bicara mengenai kemungkinan kenaikan gaji guru pada tahun depan. Hal ini ia sampaikan di tengah kabar bahwa anggaran pendidikan nasional mengalami peningkatan yang cukup besar. Pada tahun 2027, anggaran pendidikan ditetapkan sebesar Rp 820,9 triliun. Angka ini naik 13,9% dibandingkan tahun ini yang mencapai Rp 720,8 triliun.

Meski anggaran membengkak, Purbaya menegaskan bahwa rencana kenaikan gaji guru belum masuk dalam daftar prioritas pemerintah saat ini. "Belum, belum, belum direncanakan. Tapi bukan berarti nggak mungkin," ujarnya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa peluang tetap ada, tergantung pada kondisi keuangan negara ke depannya. "Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan," jelas Purbaya. Dengan kata lain, kenaikan gaji guru masih sekadar kemungkinan yang belum pasti.

Lantas, ke mana larinya anggaran pendidikan sebesar Rp 820,9 triliun itu? Dalam konferensi pers APBN dan Nota Keuangan 2027, Purbaya memaparkan sejumlah alokasi dana yang cukup rinci. Sebagian besar akan difokuskan pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan yang merata. Beberapa program utama yang akan mendapat suntikan dana antara lain:

  • Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah — untuk membantu biaya pendidikan siswa dan mahasiswa kurang mampu.
  • Pembangunan Sekolah Unggulan Terintegrasi (SUG) tingkat SMA dan Sekolah Rakyat.
  • Percepatan revitalisasi sekolah dan madrasah di berbagai daerah, termasuk penyediaan prasarana dan sarana pendukung pendidikan.
  • Peningkatan kualitas pembelajaran melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Pemenuhan hak pendidikan dasar secara bertahap, selektif, dan afirmatif.

Artinya, anggaran pendidikan tahun depan lebih diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur dan program bantuan langsung ke siswa, bukan untuk menaikkan penghasilan tenaga pengajar. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan jangkauan pendidikan yang lebih luas, kualitas belajar yang lebih baik, serta fasilitas yang memadai. Keputusan soal gaji guru, tampaknya masih harus menunggu waktu dan ketersediaan anggaran yang lebih longgar.

anggaran pendidikangaji guruprioritas pemerintahPurbaya Yudhi SadewaProgram Indonesia PintarSekolah Unggulan TerintegrasiMakan Bergizi Gratis

Komentar

Memuat komentar...