APN Bekerja dari Rumah Jumat: Layanan Publik Tetap Aktif Pemerintah
Gambar atau konten salah?
Work from home bagi aparatur sipil negara (ASN) akan diadakan setiap hari Jumat. Program ini dimulai pekan ini sebagai upaya menghemat energi di tengah krisis akibat perang di Timur Tengah.
Menurut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, hari Jumat dipilih karena beberapa kementerian sudah menerapkan sistem kerja 4 hari dalam seminggu. “Memilih Jumat karena sebagian sudah beberapa kementerian lakukan itu kerja 4 hari dalam seminggu dengan aplikasi, ini pasca COVID kemarin,” ujarnya dalam konferensi pers virtual Selasa, 31 Maret 2026.
Airlangga menambahkan bahwa hari Jumat biasanya lebih sepi dibandingkan hari kerja biasa. “Kita pilih juga Jumat karena memang hari ini setengah tidak sepenuh Senin sampai dengan Kamis,” katanya. Dengan demikian, beban kerja berkurang tanpa mengurangi produktivitas.
Meskipun ada WFH di hari Jumat, layanan publik tetap berjalan. “Tapi pelayanan publik tetap berjalan, dan kegiatan produktif termasuk perbankan, pasar modal, dan yang lain tetap berjalan,” tegas Airlangga.
Inisiatif ini menandai langkah praktis pemerintah untuk menyesuaikan jadwal kerja dengan kondisi energi saat ini, sambil menjaga layanan publik tetap tersedia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
