ATM BNI Keluarkan Rp50.000 Tanpa Gambar, Bank Tanggapi Resmi

Dedi S. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
ATM BNI Keluarkan Rp50.000 Tanpa Gambar, Bank Tanggapi Resmi

Gambar atau konten salah?

Di Surabaya, pada 3 April 2026, seorang warganet mengunggah cerita di Threads setelah mengambil uang di mesin ATM Bank BNI. Setelah menghitung uang tunai, ia terkejut menemukan satu lembar Rp50.000 yang tidak memiliki gambar apa pun.

Postingan itu menyebar cepat, menimbulkan 3.900 komentar dari pengguna lain yang penasaran.

Bank BNI segera merespons. Okki Rushartomo, SVP dan Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, mengatakan: “Sehubungan dengan informasi yang beredar mengenai uang pecahan Rp50.000 yang tidak tercetak secara sempurna dan diterima melalui mesin ATM, dapat kami sampaikan bahwa BNI memastikan bahwa seluruh mesin ATM/CRM telah dilengkapi dengan sistem yang melakukan pengecekan keaslian uang secara otomatis, baik pada saat pengisian maupun saat uang disetorkan kembali oleh nasabah.”

Ia menambahkan: “Selain itu, uang yang beredar melalui mesin juga telah melalui proses pengecekan berlapis, termasuk oleh Bank Indonesia dan pihak terkait.”

Okki menjelaskan bahwa kondisi uang tersebut dapat dikategorikan sebagai cacat fisik pada kertas. “Keabsahan uang rupiah merupakan kewenangan Bank Indonesia sebagai otoritas penerbit dan pengelola mata uang.”

Bank BNI menyarankan nasabah yang menerima uang dengan kondisi tidak sempurna untuk memeriksa dan/atau menukarnya di kantor cabang BNI atau loket Bank Indonesia terdekat. “BNI juga siap membantu proses klarifikasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Selain itu, BNI akan menelusuri lebih lanjut lokasi dan mesin ATM yang dimaksud untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Kasus ini menyoroti pentingnya sistem verifikasi otomatis pada mesin ATM dan prosedur penanganan uang dengan cacat fisik oleh bank dan otoritas moneter.

ATM BNIuang Rp50.000Surabayacacat fisikverifikasi otomatisBank IndonesiaOkki Rushartomo

Komentar

Memuat komentar...